Dukungan Pabersi Jabar untuk Angkat Berat di PON 2028

  • 08 Mar 2026 16:20 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ketua Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Berat Seluruh Indonesia (Pengprov Pabersi) Jawa Barat, Sugito, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana penyelenggaraan cabang olahraga angkat berat pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen Jawa Barat dalam menjaga keberlangsungan cabang olahraga angkat berat di ajang olahraga terbesar tingkat nasional.

Sugito menegaskan, pihaknya siap berperan aktif agar pelaksanaan pertandingan angkat berat pada PON mendatang dapat berlangsung dengan lancar dan sukses. Ia menilai, keberadaan cabang olahraga tersebut sangat penting bagi pembinaan atlet di berbagai daerah di Indonesia.

“Saya sebagai Ketua Pabersi Jawa Barat sangat mendukung agar cabang angkat berat di PON yang diselenggarakan di NTT dapat berlangsung sukses,” ujar Sugito dalam keterangannya.Sabtu 7 Maret 2026.

Menurut Sugito, peluang cabang olahraga angkat berat untuk kembali dipertandingkan pada PON 2028 kini semakin besar. Ia menyebutkan, kepastian tersebut sudah mendekati final dan tinggal menunggu keputusan resmi melalui surat keputusan dari pihak terkait.

“Alhamdulillah, peluang angkat berat untuk dipertandingkan di PON yang akan digelar di NTT sudah sangat besar. Kami optimistis cabang ini akan masuk dalam daftar cabang olahraga yang dipertandingkan, tinggal menunggu keluarnya SK,” katanya.

Selain memberikan dukungan moral, Pabersi Jawa Barat juga menyatakan kesiapan untuk membantu secara teknis apabila dibutuhkan oleh panitia pelaksana di Nusa Tenggara Timur. Dukungan tersebut termasuk kemungkinan penyediaan peralatan pertandingan agar pelaksanaan kompetisi dapat berjalan optimal.

Sugito menjelaskan, sejumlah peralatan yang pernah digunakan pada PON sebelumnya masih layak dipakai kembali. Dengan sedikit perbaikan, peralatan tersebut dinilai masih dapat menunjang kebutuhan pertandingan angkat berat di PON 2028.

“Kalau ada kekurangan peralatan, nanti bisa dipinjam dari Jawa Barat. Peralatan eks PON sebelumnya masih bisa digunakan, tinggal diperbaiki sedikit-sedikit,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat turut memberikan dukungan terhadap upaya agar cabang olahraga angkat berat tetap dipertandingkan di PON 2028. Menurutnya, berbagai pihak terus melakukan komunikasi dan koordinasi agar cabang tersebut tidak terhapus dari agenda PON.

Sugito menambahkan, sejak PON 2016 cabang olahraga angkat berat selalu dipertandingkan dalam setiap penyelenggaraan. Karena itu, ia berharap tradisi tersebut dapat terus dipertahankan demi masa depan para atlet yang telah lama menekuni cabang olahraga tersebut.

“Sejak 2016 cabang angkat berat selalu dipertandingkan di PON. Jangan sampai berhenti. Kasihan atletnya kalau sampai tidak ada. Mereka mau diarahkan ke mana,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan sempat muncul kekhawatiran di kalangan atlet setelah beredar kabar bahwa angkat berat tidak akan dipertandingkan pada PON 2028. Kabar tersebut sempat membuat sejumlah atlet merasa kecewa dan kehilangan semangat berlatih.

Namun setelah muncul perkembangan terbaru yang menyebut peluang angkat berat kembali dipertandingkan semakin besar, para atlet kembali termotivasi untuk menjalani latihan secara serius.

“Banyak atlet yang sempat kecewa. Tapi setelah ada kabar angkat berat kemungkinan besar dipertandingkan, mereka langsung kembali berlatih dan menghubungi kami,” kata Sugito.

Rekomendasi Berita