Juara Thailand Masters, Bulutangkis Indonesia Tuai Pujian
- 03 Feb 2026 08:34 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Tanggamus - Kesuksesan Indonesia keluar sebagai juara umum Thailand Masters 2026 mendapat sambutan hangat dari pecinta bulutangkis Tanah Air, termasuk dari Tanggamus, Lampung.
Resta Tiara, penggemar bulutangkis asal Tanggamus, menilai pencapaian empat gelar juara di turnamen BWF World Tour Super 300 itu sebagai bukti nyata regenerasi yang berjalan positif di tubuh bulutangkis Indonesia.
Menurut Resta, fakta bahwa seluruh wakil Indonesia yang juara sama-sama meraih gelar Super 300 pertama mereka menjadi cerita menarik tersendiri.
“Ini bukan cuma soal menang, tapi soal proses. Setiap juara punya perjalanan yang berbeda dan itu bikin prestasi ini terasa lebih spesial,” ujarnya, Selasa, 3 Februari 2026.
Sorotan khusus diberikan Resta kepada tunggal putra muda Mohammad Zaki Ubaidillah. Di usia 18 tahun, Ubed dinilai menunjukkan kematangan permainan yang jarang dimiliki pemain seusianya.
“Track record-nya lengkap, dari juara Asia junior sampai runner-up dunia junior. Gelar Super 300 ini seperti pengesahan bahwa dia memang masa depan tunggal putra Indonesia,” kata Resta.
Di sektor ganda putra, kebangkitan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana turut menjadi perhatian. Resta menyebut gelar ini penting secara mental setelah hampir dua tahun tanpa podium juara.
“Walaupun levelnya Super 300, ini momentum besar buat Leo/Bagas. Mereka akhirnya mengisi level yang sebelumnya belum pernah mereka menangi,” ucapnya.
Sementara itu, penampilan ganda putri baru Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti dinilai menjanjikan. Hanya dalam dua turnamen, pasangan ini sudah mampu meraih gelar.
“Setelah gagal di Indonesia Masters, mereka cepat bangkit. Tapi benar kata pelatih, potensinya masih bisa dikembangkan lebih jauh,” kata dia.
Adapun gelar ganda campuran yang diraih Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil disebut sebagai tonggak penting dalam karier keduanya.
Thailand Masters 2026 menjadi gelar perdana mereka, tidak hanya di level Super 300, tetapi juga di rangkaian BWF World Tour. “Ini bukti bahwa kerja keras pasangan non-unggulan juga bisa berbuah manis,” katanya, menambahkan.
Resta berharap prestasi di Thailand Masters 2026 tidak berhenti sebagai euforia sesaat, melainkan menjadi pemantik konsistensi di turnamen berikutnya. “Sebagai penikmat bulutangkis dari daerah, saya bangga. Semoga ini jadi awal dominasi baru Indonesia di level dunia,” katanya, mengakhiri.