Medali Lari, Simbol Perjuangan dan Konsistensi
- 15 Sep 2025 18:19 WIB
- Atambua
KBRN, Atambua: Medali sering kali dianggap sekadar penghias leher, namun bagi pelari half marathon Sri Agustin, setiap medali menyimpan cerita. Mengisahkan perjalanan dan konsistensi dalam berlari.
“Buat aku, medali itu bukti nyata perjuangan. Lebih dari sekadar hadiah tapi simbol kalau aku berhasil melawan rasa malas dan capek,” ucap Sri Agustin, pekan lalu.
Dari banyak event yang pernah ia ikuti, Sri mengaku selalu menemukan pengalaman unik. Salah satunya saat mengikuti Maybank Marathon 2025 di Gianyar, Bali.
Di momen itu, ia harus bangun jam 3 pagi dan menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor. Berkendara dalam udara dingin demi sampai tepat waktu.
“Pernah juga waktu ikut IFG Labuan Bajo Marathon 2024, pas mau pulang ke Atambua pesawatnya dibatalkan. Akhirnya kami rame-rame naik kapal, dan itu pun perjalanannya sangat lama,” ujarnya mengenang sambil tertawa.
Bagi Sri, medali hanyalah bonus. Yang lebih penting menurutnya adalah cerita di balik setiap langkah yang ditempuh.
Ia percaya, pengalaman itu akan terus menjadi motivasi untuk menaklukkan lintasan-lintasan berikutnya.