The Tuber, dari Balap Sepeda hingga Mobil Tamiya
- 07 Mei 2025 12:48 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon: Hobi balap mobil Tamiya memang sangat menarik dan memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang, dari anak-anak hingga orang dewasa. Ada beberapa aspek yang membuat hobi ini begitu digemari.
Balap Tamiya seringkali menjadi ajang berkumpulnya komunitas dengan minat yang sama. Ini adalah kesempatan untuk bertemu teman baru, berbagi pengetahuan, dan menjalin persahabatan. hal inipun dilakukan oleh komunitas dengan nama The Tuber.
"Tuber itu sebenarnya singkatan dari Tuhan Berkati jadi nama tim ini dibuat oleh pendiri kita Abang Risye Pieters. Dalam Tim, kita bagi tugas yakni kalau yang cowok-cowok itu tugasnya satu jadi mekanik, satu jadi playernya sedangkan kalau saya yang perempuan walaupun belajar tapi tidak seahli mereka dalam merakit mesin," ungkap Angel Gabriela, Manager tim The Tuber saat obrolan di Pro 2 RRI Ambon dalam acara G-Star.
"Jadi memang ada perlu satu orang yang bantu maintenance memastikan kalau nomor pesertanya sudah harus maju Nah itu tugas sebenarnya tugas manager, memastikan supaya jangan sampai kupon yang sudah terkumpul pada saat lomba itu terbuang dan lebih teliti," tambah Gabriela.
Mulai dari balapan santai antar teman hingga kompetisi yang lebih serius dengan aturan yang ketat akhirnya membuat Tim The Tuber beralih hobby dari balap sepeda ke balap mobil tamiya.
Gabriela mengatakan lagi "Awalnya Tuber itu tim balap sepeda tapi karena sekarang tim balap sepedanya sudah tidak aktif lagi dan sudah terlalu banyak lomba jadi ada satu anggota kita yang coba nonton balap Tamiya lalu tertarik ikut. Nah dari situ akhirnya semua jadi ikut main balap Tamiya"
Latihan bersama, imbuh Gabriela, bahkan sampai ikut lomba selalu dibuat, namun kali ini menggandeng anak=anak Angkatan Muda Gereja Potestan Maluku ranting 8 Cabang Silo.
"Sudah beberapa kali Tim Tuber ikut lomba namum kali ini kita coba gandeng Angkatan Muda GPM Ranting 8 Cabang Silo dan sebelumnya juga ada Angkatan Muda dari cabang Bethel. Jadi memang sangat penting untuk merangkul Angkatan Muda karena kita belajar sebagai anak muda harus kreatif dan melakukan sesuatu yang mempunyai dampak positif," tekannya.
Gabriela berharap, terobosan yang dilakukan oleh mereka dapat membuat semua orang senang, kreatif dan membuat kerus belajar. Melalui lomba ini juga diharapkan dapat membuat anak muda lebih mengerti dan mengetahui hal-hal baru yang dipelajari.