Comeback Dramatis, Jonatan Christie Juarai Denmark Open 2025

  • 20 Okt 2025 14:17 WIB
  •  Wamena

KBRN, Denmark: Pebulu tangkis tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie (Jojo), berhasil merebut gelar bergengsi Denmark Open 2025 Super 750.

Dalam laga final yang berlangsung sengit di Jyske Bank Arena, Odense, Minggu (19/10), Jojo menunjukkan semangat pantang menyerah dengan mengalahkan unggulan utama dunia asal Tiongkok, Shi Yu Qi, melalui pertarungan rubber game dengan skor 13–21, 21–15, 21–15.

Kemenangan ini terasa istimewa, menandai gelar Super 750 pertama bagi Jonatan Christie di turnamen Denmark Open dan menjadi gelar individu keduanya secara berturut-turut setelah bulan lalu menjuarai Korea Open.

Raihan ini sekaligus menjadi penegas performa apik Jojo setelah memutuskan untuk berkarier secara mandiri (non-Pelatnas) sejak Mei 2025.

Pertandingan final dibuka dengan dominasi Shi Yu Qi. Jonatan, yang bermain melawan arah angin di gim pertama, terlihat kesulitan mengembangkan permainan dan harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor telak 13–21.

Namun, peraih medali emas Asian Games 2018 ini berhasil melakukan penyesuaian strategi yang krusial.

"Puji Tuhan bisa kembali juara di Super 750, dan lawan Shi Yuqi selalu tidak mudah. Yang menjadi penentu kemenangan sebenarnya di game 3 awal, di mana saya berada di sisi lapangan yang sama (menguntungkan)," ungkap Jonatan dalam rilis resmi PBSI. Ia menambahkan bahwa faktor kondisi angin sangat memengaruhi strategi bermain.

Di gim kedua dan ketiga, Jonatan Christie tampil lebih matang, mengendalikan ritme, dan menekan Shi Yu Qi hingga sukses membalikkan keadaan dengan skor identik 21–15, 21–15. Kemenangan ini juga menyelamatkan wajah Indonesia, menjadikannya satu-satunya wakil Merah Putih yang meraih gelar juara di ajang bergengsi BWF Super 750 ini.

Sayangnya, wakil Indonesia di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Shohibul Fikri, harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari ganda putra Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Gelar Juara Denmark Open ini diperkirakan akan memberikan sekitar 81.824 poin bagi Jonatan, yang secara signifikan akan mendorong posisinya menembus BWF World Top 5.

Lebih dari sekadar prestasi di lapangan, Jojo juga mengungkapkan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari perjuangan yang tak mudah.

"Gelar juara Denmark pastinya bukan hanya sekadar juara, tetapi ini adalah hasil dari proses beberapa bulan belakangan ini yang enggak mudah buat saya. Ada beberapa problem di badan saya, yang pelan-pelan saya harus balikin kondisinya dulu, balikin sakit-sakitnya dulu dan sampai akhirnya hasilnya bisa mengikuti di dua pertandingan belakang ini," tutup Jonatan.

Kini, Jonatan Christie bersiap melanjutkan tren positifnya di turnamen BWF World Tour berikutnya, membawa nama Indonesia dan membuktikan kemampuannya sebagai pemain tunggal putra kelas dunia.

Rekomendasi Berita