Pindah Tanpa Kompensasi, Persela Sebut Eksodus Pemainnya Tidak Normal

  • 09 Jan 2026 12:41 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Manajemen Persela Lamongan akhirnya buka suara terkait hengkangnya sejumlah pemain ke PSIS Semarang. Perpindahan massal itu memunculkan tanda tanya besar, sebab sejumlah pemain hengkang di luar periode bursa transfer, bahkan tanpa adanya kompensasi apa pun kepada Persela, meski masih terikat kontrak.

Asisten pelatih sekaligus manajer sementara Persela, Ragil Sudirman menuturkan bahwa tidak ada biaya transfer maupun kompensasi yang diterima klub. “Tidak ada biaya transfer atau kompensasi apa pun. Mereka hengkang begitu saja. Seharusnya ada biaya kompensasi untuk menebus sisa kontrak,” katanya, Jumat (9/1/2026).

Ragil menilai, perpindahan para pemain tersebut tidak berlangsung secara normal sebagaimana mekanisme transfer pemain pada umumnya. Menurutnya, situasi transisi dari manajemen lama ke manajemen baru dimanfaatkan untuk memuluskan kepindahan pemain ke PSIS.

“Saya pikir ini bukan transaksi transfer pemain pada umumnya. Mungkin lebih tepatnya bisa dibilang pembajakan,” ujarnya.

Ragil yang saat itu menjabat sebagai pelatih karteker Persela mengaku mengetahui secara langsung proses tersebut. Ia menyebut, ketika Fariz resmi mundur, akun LIAS Persela, sistem administrasi liga yang mengelola data klub dan pemain belum diserahkan kepada manajemen baru.

“Kondisi itu dimanfaatkan untuk mengeluarkan beberapa pemain Persela dan membuatkan surat keluar,” ujarnya.

Ragil menyampaikan bahwa sejumlah pemain yang dilepas sejatinya masih sangat dibutuhkan Persela untuk menghadapi lanjutan kompetisi Championship. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim pihak tertentu yang menyebut bahwa kepergian para pemain telah melalui diskusi dengan manajemen Persela karena tidak masuk dalam skema pelatih baru.

Sedikitnya enam pemain tercatat meninggalkan Laskar Joko Tingkir dan bergabung dengan klub asal Jawa Tengah tersebut. Eksodus pemain tersebut terjadi usai Fariz Julinar Maurisal mundur dari jabatan CEO Persela Lamongan. Fariz diketahui mundur menyusul istrinya yang mengakuisisi mayoritas saham PSIS Semarang.

Keenam pemain yang hengkang ke PSIS antara lain: Wawan Febrianto, Ocvian Chanigio, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, Beto Goncalves, dan terakhir kiper Mario Londok.

Rekomendasi Berita