Olahraga Jadi Wadah Persahabatan dan Pembentukan Karakter Sportif
- 21 Okt 2025 09:39 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan olahraga bukan sekadar ajang unjuk kemampuan fisik, melainkan juga wadah mempererat persahabatan dan membangun karakter yang sportif. Pernyataan ini disampaikan usai menyaksikan laga final Liga Persahabatan Fanganan Ain Hov Ain di Stadion Maren, Minggu sore (19/10/2025), yang digelar dalam rangka HUT ke-80 TNI.
Menurut Thaher, turnamen seperti ini memiliki nilai lebih karena menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan solidaritas yang tercermin dalam pertandingan, baik dari para pemain maupun suporter.
“Olahraga tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan, tetapi juga sarana mempererat persahabatan dan membangun karakter sportif. Ini adalah contoh nyata bagaimana kompetisi bisa menjadi ruang tumbuhnya nilai-nilai kebangsaan dan persatuan, apalagi di tengah peringatan HUT TNI yang penuh makna” ujar Bupati Thaher.
Laga final mempertemukan Elite FC dan Umel United yang sama-sama tampil agresif sejak menit awal. Gol cepat Elite FC sempat membuka keunggulan, namun Umel United bangkit dan menyamakan kedudukan di babak kedua, membuat skor 1–1 bertahan hingga akhir waktu normal.
Pertandingan berlanjut ke adu penalti yang berlangsung menegangkan. Dalam momen penentuan ini, Elite FC tampil lebih tenang dan akhirnya menang dengan skor 5–4, sekaligus mengangkat trofi Liga Persahabatan tahun ini di tengah sorakan meriah para suporter.
Antusiasme masyarakat memuncak saat momen penyerahan trofi dilakukan di hadapan para tokoh daerah, termasuk Dandim 1503/Tual Letkol Inf Andi Agussalim, jajaran Forkopimda, serta Raja Faan. Keberhasilan turnamen ini pun mendapat apresiasi sebagai simbol sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap turnamen seperti ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Selain menjadi sarana hiburan, juga sebagai wahana penguatan nilai-nilai kebersamaan dan pembinaan generasi muda di wilayah perbatasan timur Indonesia.