Komisi 2 DPRD Malra Upayakan Peningkatan Kapasitas Wasit
- 02 Jan 2025 20:31 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Selain memberikan perhatian khusus pada pengembangan olahraga di Maluku Tenggara, melalui pembinaan atlet usia dini, DPRD Malra juga akan meningkatkan kapasitas perangkat pertandingan, khususnya para wasit di daerah ini. Ketua komisi 2 DPRD Malra, Benedictus Fadly Rejaan pada penutupan turnamen sepak bola usia dini BFR Cup belum lama ini mengatakan, sebagaimana Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Presiden Parbowo Subianto pada bidang olahraga, maka salah satu fokusnya yaitu pembinaan di cabang sepak bola.
Terkait dengan hal ini, maka program yang digalakan komisi 2 DPRD Malra lewat terselenggaranya event-event bagi para atlet yang telah berlangsung selama ini, akan terus digiatkan. Rejaan menambahkan, untuk penyelenggaraan tahun 2025 ini, tidak hanya memainkan kategori U13 dan U15, namun akan dihelat juga dalam kategori U16 dan U17.
Selain menggelar turnamen, pihaknya juga mengupayakan peningkatan kapasitas wasit di wilayah ini. Hal ini dikarenakan jumlah wasit berlisensi di Maluku Tenggara maupun Kota Tual masih sangat terbatas jumlahnya, sehingga menjadi persolaan tersendiri dalam mengembangkan olahraga sepak bola di wilayah ini.
“Mudah-mudahan tahun depan, melalui dana KONI ada pelatihan untuk wasit dan coach. Jadi Pak Kadispora nanti tolong komunikasikan ke KONI untuk tahun 2025 sebisa mungkin, ada ruang untuk pelatihan untuk coach dan wasit, ini yang penting”, kata Rejaan.
Ditandaskan, kurangnya wasit yang memiliki lisensi di wilayah ini, mengakibatkan penyelenggaraan sebuah event menjadi terkendala. Selain itu, kapasitas wasit yang belum memenuhi syarat juga mempengaruhi jalannya sebuah pertandingan.
Oleh karena itu, upaya DPRD bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Maluku Tenggara, diharapkan segera terjawab di tahun 2025. Melalui gencarnya pengembangan olahraga sepak bola di Kepulauan Kei, diharapkan melahirkan atlet-atlet berkualitas, yang akan membawa harum daerah ini di ajang-ajang lebih besar.
Selain itu, dengan pengembangan sepak bola, diharapkan mendukung berbagai sektor pembangunan di wilayah ini, diantaranya pariwisata.