Obrolan Budaya Ragam Silat Tradisi Nusantara
- 29 Sep 2024 04:29 WIB
- Tanjungpinang
Video
KBRN Tanjungpinang : Program Obrolan Budaya yang diselenggarakan oleh PRO 4 RRI Tanjungpinang kembali menghadirkan topik menarik bertajuk “Ragam Silat Tradisi Nusantara.” Acara ini dijadwalkan tayang pada 5 Oktober 2024. Melestarikan budaya melalui orbrolan menarik bersama narasumber yang konsisten dalam pemajuan kebudayaan, Senin (30/9/2024).
Dialog ini akan menghadirkan sejumlah narasumber terkemuka di bidang pencak silat, di antaranya Syahrim, Ketua DPW PPSI Kepri, Ahmad Taufiq dari Persaudaraan Setia Hati Terate Rayon Garuda, dan Darmawansyah yang mewakili Pencak Silat Teratai Merah. Obrolan budaya membahas keragaman bela diri pencak silat yang tumbuh dan berkembang di Nusantara, dengan fokus pada budaya pencak silat Melayu, khususnya di Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Tanjungpinang.
Sebagai warisan budaya yang kaya, pencak silat tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga mengandung makna filosofis mendalam dalam kebudayaan Melayu. Dalam dialog ini, narasumber menjelaskan bagaimana Persaudaraan Setia Hati Terate, salah satu organisasi silat tertua di Indonesia, telah beradaptasi dengan kebudayaan lokal. Pentingnya penampilan silat dalam berbagai ritual dan tradisi Melayu, seperti silat penyambutan tamu, silat persembahan, dan silat pengantin, sambil tetap menjaga ajaran dasar PSHT dan kelestarian budaya Melayu.
Dialog yang berlangsung selama sekitar satu jam ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada pendengar mengenai nilai-nilai sejarah kemelayuan yang terkandung dalam setiap gerakan dan filosofi pencak silat. Program ini akan disiarkan secara langsung melalui kanal RRI NET dan PRO 4 RRI Tanjungpinang, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan dan belajar lebih dalam tentang kekayaan budaya yang ada di tanah Melayu.
Pencak silat telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Indonesia, khususnya dalam konteks kemelayuan yang kaya akan kearifan lokal. Dengan inisiatif seperti ini, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan mencintai warisan budaya yang dimiliki bangsa.