Kekalahan Jadi Pelajaran Persebaya untuk Fokus Lawan Persita

  • 14 Mar 2026 13:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, meminta pendukung ataupun sejumlah pihak untuk tidak menyalahkan pemain secara individu usai kekalahan besar timnya melawan Borneo FC lalu. Menurut Tavares, hasil buruk tersebut bukan murni kesalahan satu pemain, melainkan kesalahan tim secara keseluruhan.

"Tetapi kami kalah sebagai tim, jadi itu adalah kesalahan tim, bukan hanya satu pemain," kata Tavares, dikutip dari laman Ileague, Sabtu, 14 Maret 2026.

Tavares menegaskan bahwa Persebaya tidak pernah memilih opsi menyerah saat tertinggal di tengah laga. Ia ingin meningkatkan karakter menyerang timnya, terutama saat menghadapi Persita Tangerang pada pertandingan berikutnya.

"Ketika kami tertinggal, kami memiliki dua pilihan, menyerah atau tetap mencoba bermain. Kami memilih untuk terus mencoba menyerang, namun ketika kami membuka ruang, Borneo FC kembali mencetak gol," katanya.

Persebaya kini memfokuskan diri untuk pertandingan berikutnya yang akan berlangsung di kandang sendiri, 4 April 2026. Tavares menegaskan pentingnya analisis kesalahan agar tim tampil lebih baik di laga mendatang.

"Semua orang merasa sedih, tetapi sekarang yang bisa kami lakukan adalah menganalisis kesalahan dan mencoba memperbaikinya agar bisa tampil lebih baik di masa depan. Kami harus menjadi tim yang lebih baik saat melawan Persita," ucapnya.

Hingga pekan ke-25 Super League 2025/2026, Persebaya mengumpulkan 39 poin. Sementara pemain Persebaya diliburkan menjelang Lebaran untuk kembali menjalani latihan pada 23 Maret mendatang.

Rekomendasi Berita