PBSI Evaluasi Hasil Tim Indonesia di All England

  • 10 Mar 2026 22:36 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya -Pengurus Pusat PBSI mengevaluasi penampilan tim Indonesia di All England Open Badminton Championships 2026. Kabid Binpres PP PBSI Eng Hian menyebut target meraih satu gelar belum tercapai dalam turnamen bergengsi kalender BWF World Tour tersebut.

Meski demikian, sejumlah catatan positif datang dari penampilan pemain-pemain muda Indonesia. Mereka mampu tampil kompetitif pada turnamen dengan tekanan tinggi seperti All England.

Eng Hian mengatakan terdapat dua sisi dari hasil tim Indonesia. “Secara umum kami melihat ada dua sisi dari hasil tim Indonesia di All England,” ujarnya. dikutip dari laman PBSI, Selasa, 10 Maret 2026.

Ia menilai perkembangan pemain muda menunjukkan progres yang cukup menggembirakan. “Mereka mampu tampil kompetitif di turnamen dengan level dan tekanan tinggi,” kata Eng Hian.

Menurutnya, hal tersebut menjadi indikator proses regenerasi atlet berjalan dengan baik. “Pemain muda mulai mampu bersaing di level tertinggi bulutangkis dunia,” katanya.

Eng Hian juga memberikan apresiasi kepada pasangan Raymond Indra dan Joaquin.

“Kami mengapresiasi Raymond dan Joaquin yang berhasil melangkah hingga semifinal,” ujarnya.

Pasangan tersebut mengalahkan unggulan kelima dan ketiga sebelum mencapai semifinal. “Bahkan saat melawan pasangan nomor satu dunia, mereka memberi perlawanan sangat baik,” katanya.

Namun PBSI mengakui target meraih satu gelar belum dapat tercapai. “Kondisi ini menjadi bahan evaluasi dari strategi hingga konsistensi performa,” ujar Eng Hian.

PBSI akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama tim pelatih di pelatnas. “Evaluasi dilakukan komprehensif agar atlet tampil lebih maksimal dan stabil,” ujarnya.

PBSI juga berupaya memperbaiki metode pembinaan bagi para atlet nasional.

“Kami terus mencari metode pembinaan agar atlet berkembang dan bersaing konsisten,” katanya.

Eng Hian memahami harapan masyarakat Indonesia terhadap prestasi bulutangkis sangat besar. “Kami memohon maaf karena belum dapat memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat kepada tim Indonesia.

“Terima kasih atas doa dan dukungan yang terus diberikan kepada tim bulutangkis Indonesia,” katanya.

Setelah All England, tim Indonesia melanjutkan rangkaian turnamen Eropa. Tim akan mengikuti Swiss Open yang masuk kalender BWF World Tour.

Turnamen tersebut diharapkan menjadi momentum kebangkitan performa atlet Indonesia. “Swiss Open menjadi kesempatan bagi atlet menunjukkan performa terbaik,” kata Eng Hian.

Rekomendasi Berita