PSSI Kerinci Pantau Atlet Berbakat Melalui Bupati CUP

  • 06 Okt 2025 12:25 WIB
  •  Sungaipenuh

KBRN, Sungai Penuh: Turnamen sepak bola terbesar di Kabupaten Kerinci tahun ini resmi digelar.

Ajang bergengsi bertajuk “Bupati Cup I Tahun 2025” tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kerinci, Monadi, dengan penuh semangat kebersamaan dan sportivitas.

Turnamen ini diselenggarakan oleh KONI dan Askab PSSI Kabupaten Kerinci, berdasarkan Surat Keputusan Ketua PSSI Kerinci Nomor SKEP/25/PSSI-KERINCI-2025 tentang Panitia Pelaksana Bupati Cup Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama insan olahraga dalam membangkitkan kembali gairah sepak bola di Bumi Sakti Alam Kerinci.

Ketua Panitia Pelaksana, Adli Azhari, S.Sos., M.M., dan merupakan Exco di pssi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bupati Cup ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat prestasi di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Selain itu, turnamen ini juga menjadi ajang pemantauan dan seleksi pemain muda potensial PS Kerinci yang akan dipersiapkan untuk menghadapi Gubernur Cup dan Porprov Jambi Tahun 2026 mendatang.

“Melalui Bupati Cup ini, kami berharap muncul bibit-bibit unggul sepak bola daerah yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Kerinci di kancah provinsi maupun nasional,” ujar Adli Exco pssi,sekaligus ketua pelaksana bupati cup 2025, Senin (6/10/2025).

Menariknya, turnamen kali ini diikuti oleh 40 tim dari seluruh wilayah Kabupaten Kerinci, termasuk dua tim spesial dari Kapolres Kerinci dan Kodim 0417/Kerinci. Hal ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan lintas sektor dalam mendukung olahraga semakin kuat.

Turnamen Bupati Cup I 2025 ini juga didukung oleh dana dari administrasi peserta dan sponsor, dengan total hadiah mencapai Rp35.000.000.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menyampaikan apresiasi dan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelaksanaan pembukaan turnamen. Adli Azhari turut mengimbau seluruh masyarakat, penonton, dan suporter untuk menjaga ketertiban, menjadi penonton yang santun dan beretika, serta menikmati jalannya pertandingan dengan damai dan penuh suka cita.

“Mari kita junjung tinggi sportivitas, karena semangat olahraga bukan hanya tentang kemenangan, tetapi tentang persaudaraan dan kebersamaan,” pesannya.


Rekomendasi Berita