Apa yang terjadi jika motor di isi solar?
- 28 Okt 2025 07:39 WIB
- Sorong
KBRN-Sorong: Kesalahan pengisian bahan bakar bisa terjadi pada siapa saja, terutama di pom bensin yang melayani kedua jenis bahan bakar, bensin dan solar. Lantas, apa dampaknya jika motor bensin, seperti matic atau sport, secara tidak sengaja diisi dengan solar?
Tentu saja sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kerusakan parah dan biaya perbaikan yang mahal.Di lansir dari Otoid berikut beberapa kerusakan yang bisa terjadi:
1. Motor Akan Mogok atau Bahkan Tidak Bisa Hidup Sama Sekali
Begitu kran bahan bakar dibuka dan solar mengalir ke karburator atau injektor,mesin akan langsung bermasalah. Motor mungkin akan bertahan beberapa detik dengan sisa bensin di selang, tetapi segera akan tersendat-sendat, "batuk-batuk", dan akhirnya mogok total. Jika solar sudah membanjiri sistem, motor bisa jadi tidak dapat distarter sama sekali.
2. Penyumbatan di Sistem Bahan Bakar
Solar memiliki sifat pelumas yang berbeda dan lebih kental daripada bensin.Solar dapat menyumbat jet pada karburator atau menyumbat injektor yang memiliki lubang sangat kecil pada sistem injeksi. Karat dan kotoran di tangki juga bisa terlepas dan memperparah penyumbatan.
3. Kerusakan pada Busi
Percikan api dari busi tidak akan mampu membakar solar.Akibatnya, solar yang tidak terbakar akan membasahi busi, menyebabkan businya "basah" (wet fouling). Busi yang basah akan gagal menghasilkan percikan api, memperparah kondisi mogok. Endapan karbon juga akan dengan cepat menutupi busi.
4. Kerusakan pada Komponen Mesin (Yang Paling Berbahaya)
Jika pemilik memaksa menyalakan mesin berulang kali atau tidak sengaja tetap menjalankan motor,dampaknya bisa lebih fatal. Solar yang tidak terbakar akan melawati ring piston dan turun ke oli mesin. Solar akan mengencerkan dan mencemari oli, menghilangkan sifat pelumasannya.
Terdapat perbedaan mendasar antara Mesin Bensin dan Solar, yaitu :
· Mesin Bensin: Menggunakan busi untuk menghasilkan percikan api yang membakar campuran bensin dan udara di dalam silinder. Bensin dirancang mudah terbakar oleh percikan api.
· Mesin Diesel: Bekerja dengan kompresi tinggi. Solar menyala dengan sendirinya (self-ignition) ketika dikompresi dengan tekanan sangat tinggi. Solar tidak membutuhkan busi.
Solar yang masuk ke dalam mesin bensin tidak akan bisa terbakar dengan percikan api dari busi karena titik nyalanya jauh lebih tinggi daripada bensin.
Anto salah satu mekanik di Raja Motor, Sorong Papua Barat Daya. Memberikan beberapa langkah yang bisa di lakukan jika sudah terlanjur mengisi bahan bakar solar di motor.
1. JANGAN Menyalakan Mesin! Ini adalah langkah paling kritikal. Jangan mencoba starter motor.
2. Dorong motor ke tempat yang aman.
3. Kosongkan tangki bahan bakar sepenuhnya.
4. Bawa motor ke bengkel terpercaya. Beri tahu mekanik bahwa motor terisi solar.
5. Di bengkel, seluruh sistem bahan bakar harus dibersihkan secara menyeluruh, termasuk: menguras tangki, membersihkan karburator/injektor, menggangi busi, dan mengganti oli mesin serta filter oli.