Karate Inkado Sibolga-Tapteng Ujian Kenaikan Sabuk
- 17 Jun 2025 08:36 WIB
- Sibolga
KBRN, Sibolga: Sebanyak 44 dari total 68 Kohai (murid) binaan pelatih Karate Inkado Tapanuli Tengah dan Sibolga, Thomson Pasaribu, mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) yang digelar di Aula Katolik Center Pandan, Minggu (15/6/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata konsistensi pembinaan atlet muda di wilayah Tapteng dan Sibolga.
Para peserta merupakan Karateka dari empat dojo yang aktif dilatih langsung oleh Thomson, dan telah menempuh latihan rutin selama berbulan-bulan sebelum mengikuti ujian ini. UKT ini merupakan tahapan penting untuk menilai kesiapan teknik, mental, dan kedisiplinan mereka sebelum naik tingkat ke sabuk berikutnya.
“Dari 68 Kohai yang saya latih saat ini, 44 dinyatakan siap mengikuti ujian dan seluruhnya dinyatakan lulus. Ini capaian membanggakan dan menjadi bukti keseriusan mereka dalam berlatih,” ungkap Thomson Pasaribu, pelatih sekaligus Ketua Harian Inkado Tapteng.
Dua dari peserta, yakni Dwi Bellvania Pasaribu dan Ori Queensa Pasaribu, bahkan mendapat penghargaan khusus dari Dewan Guru karena prestasi nasional yang mereka raih. Keduanya meraih medali emas dan perunggu di kejuaraan Karate tingkat nasional dan dinobatkan sebagai pemegang sabuk coklat Kyu 1—selangkah menuju sabuk hitam.
Kegiatan UKT dipimpin langsung oleh Ketua Sabuk Hitam (KSH) Sumut, Shihan Rawi Kresna SH MHum, dan didampingi oleh Sensei Dedi Sadli dari Medan. Acara diawali dengan jalan kaki bersama di Pandan, dilanjutkan Gashuku (penyeragaman teknik dasar), ujian sabuk, dan ditutup dengan pertandingan kumite.
Thomson mengajak orang tua untuk terus mendorong anak-anak mengikuti kegiatan positif seperti Karate. “Daripada anak-anak hanya main HP atau nongkrong tak tentu arah, lebih baik ikut latihan Karate. Kami punya wadah dan sistem, siapa tahu kelak mereka jadi atlet nasional,” ujarnya.