Pelti Kubar Siap Bangun Pondasi Tenis yang Kuat

  • 21 Nov 2025 19:06 WIB
  •  Sendawar

KBRN,Sendawar: Pengukuhan Pengurus Persatuan Lawn Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) digelar di Lapangan Tenis Kejaksaan Negeri (Kejari) Kubar, Sendawar, Jumat (21/11/2025). Acara ini menjadi momentum awal bagi Pelti Kubar untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan olahraga tenis di daerah.

Ketua Pengurus Pelti Kutai Barat, Miranda, mengatakan program empat tahun ke depan difokuskan untuk membangun pondasi tenis yang kuat.

“Pembinaan atlet usia dini, peningkatan kualitas klub, penyediaan event kompetitif yang rutin, hingga perbaikan sarana dan prasarana menjadi prioritas. Kami ingin tenis tumbuh berkelanjutan dan merata di setiap kecamatan,” ucapnya.

Ketua Pelti Kubar Miranda (Foto: RRI/Elvira)

Lebih lanjut ia mengatakan, pola pembinaan akan dilakukan secara bertahap dan terstruktur, dimulai dari pemetaan bakat di sekolah-sekolah dan komunitas.

“Setelah itu latihan terjadwal dengan pelatih kompeten, lalu pengiriman atlet ke event lokal, regional, hingga provinsi. Kami ingin pembinaan berjalan dari usia dini hingga dewasa agar terbentuk generasi yang kuat,” kata Miranda.

Pelti Kubar menargetkan mampu bersaing di tingkat provinsi dalam empat tahun mendatang. Miranda mengatakan pihaknya berharap ada atlet Kutai Barat yang dapat menembus kejuaraan lebih tinggi.

“Tahap awal, kami akan mengirim atlet mengikuti Babak Kualifikasi di Samarinda. Tenis sedang naik daun, jadi kami juga menyasar bibit baru dengan menjaring dari sekolah-sekolah,” ucapnya.

Saat ini Pelti Kutai Barat memiliki 22 anggota, sementara klub yang berada di bawah naungan Pelti terus bertambah.

“Sejauh ini klub yang melapor antara lain KTC, CTC, STC dan beberapa lainnya yang sedang proses bergabung,” ujar Miranda.

Untuk persiapan Porprov Kaltim, Pelti menyiapkan lima atlet putra dan lima atlet putri.

Miranda juga mengatakan bahwa harapan besar ditujukan kepada komunitas tenis di Kutai Barat agar semakin maju dan solid.

“Tenis adalah olahraga yang membangun karakter, persahabatan, dan kesehatan. Saya ingin klub semakin aktif, anggotanya bertambah, dan kegiatannya makin banyak. Semakin besar komunitasnya, semakin cepat tenis berkembang,” katanya.

Pembinaan usia dini juga diperluas dengan menyasar anak-anak usia 5 hingga 13 tahun melalui kerja sama sekolah.

“Kami sudah koordinasi dengan Dispora untuk membantu pengadaan raket,” ujar Miranda. Ia menambahkan bahwa Pelti mendapat dukungan pemerintah, sementara rangkaian kegiatan tenis berlangsung pada 21 sampai 23 November.

Rekomendasi Berita