Anggaran Terbatas, NPCI Pati Lakukan Efisiensi Operasional

  • 10 Mar 2026 13:04 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID.Pati : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mengalokasikan anggaran sebesar Rp 137 juta bagi National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Pati pada tahun 2026. Dana hibah tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan serta pembinaan atlet disabilitas di wilayah Bumi Mina Tani.

Ketua NPCI Pati, Suratno, menilai alokasi anggaran tersebut masih jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Terlebih lagi, tantangan besar menanti di depan mata karena tahun ini bertepatan dengan digelarnya ajang bergengsi Pekan Paralimpiade Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah 2026.

Menurutnya , kebutuhan dana yang besar diperlukan untuk mematangkan persiapan dan menggenjot performa para atlet agar mampu bersaing di level provinsi. ”Anggaran kami Rp 137 juta dalam setahun. Itu untuk 10 cabor, pasangon pelatih hingga oprasional,” ujar Suratno, Selasa 10 Maret 2026

Saat ini, 50 atlet disabilitas NPCI Pati tengah dipersiapkan secara intensif untuk menghadapi Peparprov Jateng 2026. Puluhan atlet tersebut tersebar di 10 cabang olahraga (cabor), mulai dari angkat berat, tenis meja, judo, catur, atletik, tenis meja tunanetra, boccia, hingga renang.

Keterbatasan dana yang dialami memaksa pengurus NPCI Pati untuk memutar otak dan melakukan efisiensi ketat di berbagai lini. Suratno mengakui bahwa pihaknya terpaksa melakukan langkah penghematan, termasuk memangkas biaya operasional agar roda organisasi tetap berjalan hingga akhir tahun.

Dampak dari minimnya anggaran ini juga berpotensi menyentuh hak-hak kesejahteraan para pejuang olahraga disabilitas tersebut. ”Itu sebenarnya masih kurang. Ya terpaksa mungkin nanti ada yang dikurangi. Termasuk uang saku atlet nanti. Kami cukup-cukupkan lah,” tutur Suratno dengan nada prihatin.

Kondisi semakin berat karena nominal Rp 137 juta tersebut belum mencakup bonus bagi para atlet yang nantinya berhasil meraih medali di Peparprov Jateng 2026. Pihak NPCI sangat berharap Pemkab Pati memberikan perhatian lebih melalui tambahan anggaran pada mekanisme Perubahan APBD 2026 mendatang.

Harapan besar digantungkan pada pemerintah daerah agar apresiasi terhadap atlet disabilitas tidak dikesampingkan. Terkait hal tersebut, Suratno menyatakan telah menjalin komunikasi dengan pihak eksekutif . ”Untuk bonusnya kurang. Semoga akan diajukan perubahan,” kata Suratno optimis.

Suratno menambahkan bahwa dirinya sudah bertemu langsung dengan Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, guna membahas permohonan bonus atlet. ”Sudah dijanjikan. Nominalnya sama dengan atlet KONI Pati. Tapi kami juga belum tahu berapanya,” tandas Suratno

Rekomendasi Berita