Pengprov IMI Kaltim Akui Kelayakan Sirkuit Paser

  • 23 Okt 2025 00:18 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Paser: Ketua Pengprov Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim, Narto Bulang, hadir lebih awal sebelum terselenggaranya event balap motor dalam ajang BK Porprov dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Round 5, yang bakal bergulir dari 24-26 Oktober 2025, di Sirkuit Permanen Tana Paser, Kabupaten Paser.

Selain untuk meninjau sirkuit permanen baru yang dimiliki Paser dan atlet yang latihan di lintasan, dirinya juga menyerahkan hadiah utama untuk juara region Kaltim kepada IMI Paser berupa sebuah sepeda motor.

Narto Bulang menjelaskan, dari laporan yang diterima dan melihat langsung di sirkuit, persiapan event baik BK Porprov dan Kejurnas sendiri sudah siap digulirkan.

"Kalau dari persiapan, saya rasa sudah maksimal dari Pengcab Paser dan berkoordinasi dengan kita di Pengprov sudah mencapai 100 persen. Kita lihat peserta sudah datangan yang kejurnas-kejurnas untuk coba lintasan terutama dari luar Kaltim. Kalau Kaltim mungkin sudah beberapa hari disini coba lintasan, kalau dari Kalsel, Kalbar, Kaltara mungkin baru coba lintasan," ucap Narto Bulang, saat ditemui di Sirkuit Tana Paser, Rabu (22/10/2025).

Menanggapi sirkuit Paser sendiri, Ia berpendapat cukup bagus, meski masih belum sempurna kualitas aspalnya.

Kendati demikian, Narto mengakui bahwa sirkuit yang ada di Paser ini layak menggelar kejuaraan nasional ronde kelima pada 2025 ini.

"Sirkuitnya bagus, cuma kalau aspal karena baru kalau hujan basah kalau panas berminyak jadi harus menunggu beberapa bulan lagi untuk maksimal pengeringan minyaknya itu. Kalau dari lintasan, track itu sudah oke, pengamanan juga bagus. Memang kita akui belum 100 persen rampung, tapi layak untuk sekelas kejurnas," ujarnya menjelaskan.

Narto menyebutkan peserta yang ikut dalam BK Porprov kali ini lebih banyak peminatnya dari dari BK yang lalu pada Porprov di Berau.

Ia mengatakan, di Paser cukup menarik animo peserta yang banyak, selain itu juga karena adanya sirkuit permanen baru di Kabupaten Paser.

"Ada 9, minus Mahulu. Yang jelas ada peningkatan, kalau di Berau itu hanya 6 Pengcab yang turun bahkan ada beberapa kelas yang tidak bisa kita perlombakan karena minimal 3-4 Pengcab kan. Dan ini sudah 9," kata Narto.

Menatap perhelatan Porprov Paser pada 2026 mendatang, Narto berharap kepada Pengcab IMI Paser untuk terus melakukan pembinaan kepada pembalap usia dini agar generasi pembalap muda terus ada.

Rekomendasi Berita