Progres Sirkuit Paser Sudah Capai 90 Persen

  • 13 Okt 2025 22:23 WIB
  •  Samarinda

KBRN, Paser: Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Paser, pada tanggal 11 dan 12 Oktober kemarin, telah melakukan uji lintasan sirkuit baru yang rampung teraspal dengan baik, di kawasan Komplek GOR Sadurengas, Desa Tapis, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser.

Selain uji lintasan, Sekretaris IMI Paser, Zulkifli Kaharuddin menyebut jika pengurus juga melakukan seleksi atlet yang nantinya bakal dipersiapkan untuk turun menghadapi Pra Porprov pada 26 Oktober nanti.

Selama 2 hari kemarin IMI Paser mendapatkan izin dari kontraktor pelaksana untuk uji track lintasan. Setelah ikut mengendarai motor balapnya, Zulkifli mengaku bahwa sirkuit tersebut layak untuk menggelar event.

"Kalau kondisi sirkuit alhamdulillah sudah memenuhi syarat untuk diadain perlombaan, hanya mungkin safety-safety saja yang beberapa titik perlu ditingkatkan lagi," ucap Zulkifli Kaharuddin.

Meski begitu, masih ada beberapa titik di sirkuit terhadap masyarakat yang hendak menonton balapan ini masih belum masksimal pengamanannya.

Namun, Zulkifli bersama Ketua IMI Paser, Hendra Wahyudi, rencananya bakal membuat sistem keamanan penonton lebih terjamin pada saat event, baik di Kejurnas dan Pra Porprovnya.

"Ya memang kalau sementara untuk pengendalian penonton masih belum bisa maksimal kita. Karena memang ini masih masa proyek, kami belum bisa punya hak penuh untuk mengatur. Tapi nanti seminggu sebelum Kejurnas, kami sudah minta izin ke Disporapar untuk kita mengelola untuk seminggu kedepannya untuk Pra Porprov dan Kejurnas," katanya menjelaskan.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Zulkahar itu juga menerangkan, selain lintasan yang sudah diakuinya layak digunakan, namun ada beberapa bangunan yang belum selesai.

"Kalau kita lihat sudah masuk 90 persen, tinggal penyempurnaan bangunan ofisial. Saya dengar juga dari cerita sama pelaksananya juga, sepertinya belum bisa full juga untuk tahun ini karena anggaran," ujar Zulkahar.

Selain itu juga penahan tanah agar tidak longsor juga bakal diusulkan, serta pagar pembatas penonton yang dirasa harus dibuat demi keamanan dan kenyamanan bersama saat adanya aktifitas balapan.

"Kita bisa lihat juga siring penahan tanah juga longsor, jadi mungkin kedepan kami usulkan kepada Disporapar untuk bisa di buatkan untuk penahannya. Dan juga ada jalan masuk yang perlu penanganan, dan juga pagar keliling yang perlu diadakan," katanya menerangkan.

Zulkahar mengatakan, nanti pihaknya bakal menambah pengamanan, pertama yang ada saat ini disediakan ban-ban yang disusun di beberapa titik, agar saat pembalap tergelincir tidak menabrak penonton dan meminimalisir cidera.

Kedepan, pada tanggal 22 dan 23 Oktober nanti, akan ada kembali dibuka untuk uji lintasan di Sirkuit Paser, dari pukul 10.00 pagi hingga 06.00 sore.

Rekomendasi Berita