Wawali Samarinda Ingatkan Warga Tidak Buang Sampah

  • 10 Mar 2026 10:01 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Safari Ramadan Pemerintah Kota Samarinda kembali menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama tidak membuang sampah ke sungai.

Hal itu disampaikan saat menghadiri Safari Ramadan Pemkot Samarinda di Masjid Al Wahab, Jalan Jelawat, Senin, 9 Maret 2026 malam. Dalam sambutannya, ia mengatakan kegiatan Safari Ramadan menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

“Alhamdulillah sore ini kita bisa bersilaturahmi di Masjid Al Wahab dalam rangka Safari Ramadan Pemerintah Kota Samarinda. Semoga kegiatan ini membawa maslahat fiddini waddunya wal akhirah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan salam dari Wali Kota Samarinda Andi Harun kepada masyarakat sekaligus ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mendukung berbagai program pembangunan kota.

Ia menilai silaturahmi seperti Safari Ramadan dapat menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai program pembangunan kota dapat berjalan lebih optimal.

“Silaturahmi seperti ini penting agar pemerintah dan masyarakat bisa saling berkomunikasi. Dengan begitu program-program pembangunan dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Saefuddin juga menyoroti persoalan sampah yang masih kerap dibuang ke sungai. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah, khususnya di Sungai Karang Mumus.

“Buanglah sampah pada tempatnya. Jangan dibuang ke sungai, apalagi ke Sungai Karang Mumus. Sampah bisa dikumpulkan di depan rumah dan nanti akan diambil oleh petugas,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung kondisi bangunan Masjid Al Wahab yang menurutnya terlihat sedikit miring. Pemerintah kota berharap ke depan masjid tersebut dapat diperbaiki atau bahkan dibangun kembali apabila kemampuan anggaran memungkinkan.

“Mudah-mudahan ke depan, jika ada kemampuan anggaran dari pemerintah kota, kita bisa membantu pembangunan masjid yang lebih baik,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam proses pembangunan Kota Samarinda masih terdapat kekurangan. Ia menegaskan pembangunan kota akan terus dilanjutkan secara bertahap demi mewujudkan Samarinda yang lebih maju.

“Pembangunan di Samarinda ini belum selesai. Kita harus terus menyambungnya agar kota ini menjadi Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur,” ujarnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah bersama masyarakat.

Rekomendasi Berita