Dunia Disabilitas Riau Berduka
- 23 Feb 2026 14:28 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Kabar duka menyelimuti dunia olahraga disabilitas di Provinsi Riau. Ketua National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Riau, Jaya Kusuma, meninggal dunia pada Senin 23 Februari 2026 pukul 03.55 WIB.
Almarhum mengembuskan napas terakhir di RS Awal Bros Sudirman Pekanbaru, Kota Pekanbaru, setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit jantung yang dideritanya.
Kabar wafatnya Jaya Kusuma disampaikan Sekretaris NPCI Riau, Indra Warman. Ia mengungkapkan, almarhum telah berjuang melawan sakit jantung selama kurang lebih tiga bulan terakhir.
“Almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit, kemudian diperbolehkan pulang untuk rawat jalan. Namun karena kondisi kesehatannya kembali menurun, beliau harus dirawat lagi hingga akhirnya meninggal dunia dini hari tadi,” ujarnya.
Kepergian Jaya Kusuma menjadi kehilangan besar bagi keluarga besar NPCI Riau dan masyarakat olahraga disabilitas di Riau. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam memajukan prestasi atlet-atlet paralimpik di daerah tersebut.
Di bawah kepemimpinannya, pembinaan atlet disabilitas terus diperkuat, baik dari sisi pelatihan, partisipasi kejuaraan, hingga peningkatan dukungan bagi para atlet. Ia juga dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai pihak demi mendorong kesetaraan dan perhatian terhadap penyandang disabilitas.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Indra.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, turut melayat ke rumah duka pada hari yang sama. Ia hadir didampingi sang istri, Sulastri.
Dalam sambutannya sebelum jenazah dikebumikan, Agung mengaku sangat terkejut atas kepergian sosok yang ia panggil sebagai abang tersebut.
“Saya terkejut. Saya mengenang almarhum tak hanya sebagai Ketua NPCI, namun juga secara pribadi dekat karena sering berkomunikasi,” ujarnya.
Menurut Agung, kedekatan itu sudah terjalin sejak dirinya masih duduk di Komisi V DPRD Riau. Ia menyebut Jaya Kusuma sebagai sahabat sekaligus panutan.
“Saya mengenal beliau sebagai sahabat dan panutan. Kami kerap bertukar pikiran untuk banyak hal. Sosok almarhum memang pejuang, tidak hanya untuk NPCI tetapi juga untuk para penyandang disabilitas,” katanya.