POPDA XVII Riau pertandingkan empat cabang olahraga
- 19 Feb 2026 13:50 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Riau yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang dipastikan hanya akan mempertandingkan empat cabang olahraga. Jumlah tersebut berkurang drastis dibanding pelaksanaan dua tahun lalu yang menggelar sembilan cabang olahraga.
Empat cabang yang dipertandingkan seluruhnya merupakan nomor beregu, yakni basket, bola voli, sepak takraw, dan sepak bola. Sementara pada POPDA XVI/2024, cabang yang dilombakan meliputi atletik, basket, bulutangkis, renang, sepak bola, sepak takraw, pencak silat, tenis lapangan, dan bola voli.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Riau, Yurnalis Basri, menjelaskan keputusan tersebut merujuk pada hasil Rapat Koordinasi Nasional Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) di Jakarta pada 15 Agustus lalu.
“Keputusan ini sudah kami sosialisasikan ke kabupaten dan kota di Riau. Selain hasil Rakornas, kondisi keuangan daerah juga menjadi pertimbangan,” ujarnya, Kamis 19 Februari 2026.
Ia mengakui kondisi fiskal provinsi maupun kabupaten/kota saat ini cukup menantang, sehingga penyesuaian jumlah cabang olahraga menjadi langkah realistis. Meski demikian, pihaknya tetap meminta daerah mempersiapkan atlet secara maksimal mengingat waktu pelaksanaan semakin dekat.
Rapat koordinasi terkait Popda XVII sebelumnya telah digelar di Aula Dispora Riau, Jalan Sutomo, Pekanbaru, dan diikuti perwakilan dari 12 kabupaten/kota. Pertemuan tersebut membahas teknis pelaksanaan sekaligus kesiapan daerah menghadapi ajang olahraga pelajar tingkat provinsi itu.
Pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah XVI Riau, Kota Pekanbaru keluar sebagai juara umum dengan raihan 37 medali emas, disusul Bengkalis di posisi kedua dan Siak di peringkat ketiga klasemen akhir perolehan medali.
Dengan format baru yang lebih ringkas, Popda XVII Riau diharapkan tetap mampu menjadi ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet pelajar potensial meski dalam keterbatasan anggaran.