Kiat Atlet Menjaga Kondisi Fisik di Tengah Libur Lebaran

  • 28 Mar 2025 19:23 WIB
  •  Palu

KBRN, Palu: Momen libur Lebaran sering kali menjadi tantangan bagi para atlet dalam menjaga kondisi fisik dan performa mereka. Perubahan pola latihan, pola makan, serta waktu istirahat dapat berpengaruh terhadap kebugaran atlet jika tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kedisiplinan menjadi kunci utama agar mereka tetap dalam kondisi prima saat kembali ke rutinitas latihan intensif.

I Kadek Dwi Rayana, atlet sekaligus pelatih taekwondo Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa menjaga kebugaran selama libur Lebaran merupakan aspek penting dalam karier seorang atlet. Menurutnya, meskipun jadwal latihan mungkin lebih fleksibel, ada beberapa kiat yang bisa diterapkan agar kondisi fisik tetap terjaga.

“Saat libur Lebaran, kita tetap harus memperhatikan intensitas latihan. Jika biasanya latihan dilakukan dengan jadwal ketat, saat libur bisa disesuaikan dengan aktivitas sehari-hari. Yang penting adalah tetap bergerak, minimal dengan latihan ringan seperti jogging, stretching, atau latihan kekuatan di rumah,” ujar I Kadek Dwi Rayana.

Selain menjaga aktivitas fisik, pola makan juga harus dikontrol. Momen Lebaran identik dengan hidangan bersantan dan tinggi kalori, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak pada berat badan dan kebugaran atlet.

“Sebagai atlet, kita harus bisa mengontrol pola makan. Menikmati makanan khas Lebaran boleh saja, tapi tetap harus seimbang dengan asupan nutrisi yang mendukung performa. Perbanyak konsumsi protein, serat, serta cukup hidrasi agar tubuh tetap fit,” tambahnya.

I Kadek Dwi Rayana juga menekankan pentingnya menjaga pola istirahat. “Banyak atlet terlena dengan begadang saat libur. Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk pemulihan otot dan stamina. Jadi, meskipun libur, tetap harus mengatur waktu istirahat dengan baik,” jelasnya.

Dengan menerapkan kedisiplinan dalam berlatih, menjaga pola makan, dan memastikan istirahat yang cukup, para atlet dapat tetap dalam kondisi terbaik mereka meskipun sedang dalam masa liburan. Sehingga, ketika kembali ke program latihan penuh, mereka tidak mengalami penurunan performa yang signifikan.

Rekomendasi Berita