Kejuaraan Pencak Silat Militer Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira Resmi Berakhir
- 08 Feb 2026 00:18 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kejuaraan Open tournament Pencak Silat Militer piala Pangdam XXIII/Palaka Wira telah resmi berakhir. Turnamen yang berlangsung di Gelora Bumi Kaktus (GBK) Kota Palu itu secara resmi ditutup oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar pada Sabtu, 7 Februari 2026 malam.
Turnamen ini diikuti oleh sebanyak 1.247 atlet terbagi dari 11 Provinsi, 9 Kodam, serta 48 perguruan tinggi yang memperebutkan total hadiah sebesar Rp.214.400.000. Jumlah peserta tersebut, menjadi rekor peserta terbanyak untuk wilayah Indonesia Timur.
Perguruan Silat Tadulako cabang SMA 1 Balaesang berhasil menjadi juara umum 1 pada turnamen ini dengan raihan 8 emas, 5 perak, dan 5 perunggu, disusul Perguruan Silat Smanor A Palu sebagai juara umum 2, dengan perolehan 8 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Sementara itu pada posisi juara umum 3 diraih Perguruan Silat Naga Laut A Kota Palu dengan perolehan 6 medali emas dan 4 medali perak.
Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar mengatakan, turnamen pencak silat ini menjadi event pertama yang dilaksanakan oleh Kodam, sekaligus turnamen pencak silat militer pertama yang ada di Angkatan Darat.
“Jadi ini event pertama untuk Kodam melaksanakan kegiatan kejuaraan pencak silat dan ini juga mungkin pencak silat militer pertama di Angkatan Darat,” ucapnya.
Pangdam menyebut turnamen ini digelar sebagai upaya dalam mensosialisasikan Pencak Silat Militer yang sebelumnya telah diresmikan sebagai bagian dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) pada beberapa waktu lalu.
“Acara ini kita selenggarakan untuk mensosialisasikan PSN yang sudah di deklarasikan di bulan Agustus yang lalu oleh Bapak Kasat,” ucapnya.
Melalui turnamen ini, menunjukkan komitmen Kodam XXIII/Palaka Wira dalam membina prestasi generasi muda dari cabang olahraga Pencak Silat. Melihat antusiasme pada turnamen perdana ini, Mayjen TNI Jonathan Binsar berharap akan menjadi agenda rutin sebagai ajang pembinaan atlet berprestasi dari cabang olahraga pencak silat.
“Kita berharap ini juga bisa menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi generasi muda kita di bidang pencak silat. Baik nanti di event nasional maupun internasional,” ucapnya.