ORADO Sumsel Targetkan Klub Domino di 200 Kecamatan

  • 26 Jan 2026 13:35 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Citra domino sebagai sekadar permainan pengisi waktu luang kini mulai bergeser di Sumatera Selatan. Di bawah bendera Organisasi Olahraga Domino (ORADO), permainan asah otak ini resmi diarahkan menjadi cabang olahraga prestasi yang profesional dan terorganisir.

Langkah besar ini ditandai dengan pengukuhan pengurus ORADO di 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan untuk periode 2026–2030 di Gedung DPRD Provinsi Sumsel, Sabtu, 24 Januari 2026. Fokus utamanya jelas: memperkuat legalitas dan membangun basis atlet hingga ke tingkat akar rumput.

Ketua Dewan Pembina Pengprov ORADO Sumsel, Brigjen TNI Adri Koesdyanto, menegaskan bahwa ini adalah momentum transformasi. Menurut Danrem 044/Gapo tersebut, domino harus naik kelas dari sekadar rekreasi menjadi disiplin yang mendidik dan kompetitif.

“Saya berharap domino dapat berkembang di seluruh Indonesia, menjadi olahraga yang tidak hanya prestisius, tetapi juga memiliki nilai edukatif. Mari kita jadikan domino sebagai olahraga yang bisa membawa kebanggaan bagi bangsa kita,” ujar Adri.

Untuk mempercepat akselerasi ini, Adri mendorong kolaborasi antara pengurus daerah dengan Kodim di wilayah masing-masing guna menggelar turnamen rutin yang berkualitas.

Rencana kerja ORADO Sumsel tidak main-main. Sekretaris Umum Pengprov ORADO Sumsel, Ari Maulana, mengungkapkan pihaknya menargetkan pembentukan klub domino di 200 kecamatan di seluruh Bumi Sriwijaya.

Fondasi teknis pun sudah disiapkan melalui pelaksanaan Training Referee pertama di Sumatera Selatan. Sebanyak 17 perwakilan kabupaten/kota kini telah mengantongi lisensi wasit B dan C sebagai jaminan standar kompetisi yang profesional.

Senada dengan itu, Ketua Pengprov ORADO Sumsel, M Reza Farisyi, mengajak seluruh komunitas domino untuk mulai merapat ke dalam organisasi resmi. Ia meyakini, soliditas komunitas adalah kunci untuk mencetak atlet handal yang mampu bersaing di level nasional.

"Salah satu tujuan utama kami adalah memperkenalkan domino sebagai olahraga resmi yang berprestasi. Kami ingin domino tidak hanya menjadi permainan rekreasi, tetapi juga cabang olahraga yang memiliki prestise," kata Reza.

Rekomendasi Berita