NOC Indonesia Rayakan HUT ke-74, Dorong Kolaborasi dan Perlindungan Atlet

  • 12 Mar 2026 05:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) merayakan Hut ke-74 di Hotel Ritz-Carlton Jakarta pada Rabu, 11 Maret 2026. Perayaan mengusung tema “Indonesia Connected Globally, Athletes Protected Completely, United in Peace”.

Acara dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat. Sejumlah pimpinan cabang olahraga nasional serta duta besar negara sahabat juga turut hadir.

Dalam sambutannya, Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengatakan perayaan ini menjadi momentum memperkuat kerja sama olahraga nasional. Ia menilai kolaborasi seluruh pemangku kepentingan merupakan hal krusial bagi kemajuan prestasi olahraga Indonesia.

“Tujuan kita adalah Merah Putih. Kita berjuang bukan untuk kepentingan pribadi atau organisasi masing-masing, tetapi untuk bangsa Indonesia,” ujar Oktohari.

Ia menambahkan olahraga Indonesia harus dibangun melalui sinergi berbagai organisasi olahraga nasional. Menurutnya, NOC Indonesia, NPC Indonesia, KONI, dan cabang olahraga harus bekerja bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Oktohari juga menyinggung pentingnya perlindungan bagi atlet. Menurutnya, tindak kekerasan atau intimidasi dalam dunia olahraga Indonesia harus segera dihapus.

“Kita tidak boleh lagi membiarkan adanya kekerasan atau intimidasi dalam dunia olahraga Indonesia. Karena itu, kita telah membentuk task force dan safeguarding untuk memastikan perlindungan bagi para atlet,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menilai olahraga nasional membutuhkan visi yang sama. Ia menegaskan perbedaan antarorganisasi tidak boleh menghambat kemajuan prestasi atlet Indonesia.

“Kalau kita mau olahraga Indonesia maju, perspektif kita harus sama, yaitu membangun olahraga nasional. Setiap organisasi memiliki tugas masing-masing, namun pada akhirnya yang dipertaruhkan adalah nasib atlet dan nama baik Indonesia,” ujar Menpora.

Erick Thohir juga menegaskan pentingnya penyusunan agenda olahraga yang sesuai dengan target. Beberapa target tersebut antara lain SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

Komite Olimpiade Indonesia merupakan satu-satunya lembaga olahraga nasional yang diakui International Olympic Committee (IOC). Lembaga ini mewakili Indonesia dalam gerakan Olimpiade serta berbagai ajang olahraga internasional.

Tema perayaan tahun ini menegaskan arah pengembangan olahraga Indonesia ke depannya. “Indonesia Connected Globally” berarti memperkuat kerja sama olahraga dengan komunitas internasional.

“Athletes Protected Completely” menekankan pentingnya perlindungan penuh terhadap atlet dalam ekosistem olahraga nasional. Sementara "United in Peace" menegaskan olahraga sebagai sarana persatuan dan perdamaian.

Rekomendasi Berita