Pordasi Bentuk Empat Federasi Nasional Berkuda Indonesia

  • 14 Nov 2024 11:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) resmi membentuk empat federasi nasional yang terpisah untuk setiap disiplin olahraga berkuda. Transformasi ini merupakan hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Pordasi XIV/2024 dan bertujuan meningkatkan prestasi di kancah internasional.

Empat federasi tersebut adalah Pordasi Pacu, Pordasi Equestrian, Pordasi Polo, dan Pordasi Berkuda Memanah. Ketua Umum PP Pordasi Triwatty Marciano menyatakan langkah ini untuk mendukung target Indonesia masuk lima besar Olimpiade 2044.

"Sebagai salah satu induk organisasi cabang olahraga, Pordasi berusaha menyesuaikan program kerjanya. Tujuan mendukung kebijakan pemerintah tersebut, salah satunya adalah transformasi organisasi,” kata Ketum PP Pordasi Triwatty Marciano saat sambutan Munaslub, Rabu (13/11/2024).

Proses pemilihan calon ketua umum untuk masing-masing federasi nasional telah melalui tahap seleksi selama satu bulan. Dewi Larasati (Tike) menjadi calon Ketua Umum Pordasi Equestrian dengan Budi Tulodo sebagai Sekjen.

Sementara, Teddy Soediro terpilih sebagai calon Ketua Umum Pordasi Pacu. Muhammad Bunyamin (Benny Polo) membidangi Pordasi Polo dan Dicky Kamsari untuk Pordasi Berkuda Memanah.

Menpora Dito Ariotedjo (tengah) usai membuka Musyawarah Nasional (Munas) XIV Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) 2024, di Hotel Aston Kartika, Jakarta, Rabu (13/11/2024) malam (Foto: KONI Pusat)

Langkah ini juga membuka jalan bagi federasi-federasi nasional Pordasi berafiliasi langsung dengan organisasi internasional terkait. Pordasi Pacu akan berafiliasi dengan International Federation of Horseracing Authorities (IFHA).

Sementara, Pordasi Equestrian telah menjadi anggota Fédération Equestre Internationale (FEI). Saat ini, Indonesia, melalui Asosiasi Polo Indonesia, juga telah menjadi anggota Federation of International Polo (FIP).

Rencananya, federasi untuk berkuda memanah akan segera dibentuk bersama dengan negara-negara regional seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura. Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman mendukung transformasi ini.

"Saya mengapresiasi kinerja PP Pordasi, terakhir ikut sukseskan PON XXI Aceh-Sumut 2024. Tata kelola organisasi yang benar akan mengantarkan prestasi atlet-atletnya di masa yang akan datang," kata Marciano Norman, yang sudah aktif dengan olahraga berkuda di Tanah Air sejak 1960-an.

Ketum PP Pordasi Triwatty Marciano (Foto: KONI Pusat)

Marciano juga memuji kesuksesan Pordasi dalam menyelenggarakan cabang olahraga berkuda di PON XXI Aceh-Sumut 2024. Ia secara khusus mengapresiasi pertandingan pacu kuda di Gelanggang HM. Hasan Gayo, Blang Bebangka, Aceh Tengah.

“Sangat membanggakan karena diselenggarakan di venue terbaik di Tanah Air dan dihadiri sekitar 100.000 penonton.,” kata Ketum KONI Pusat.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pordasi memajukan olahraga berkuda di Indonesia. Hal tersebut disampaikannya saat saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XIV Pordasi 2024 di Jakarta, Rabu (13/11/2024)malam.

Munas dihadiri 24 dari 26 pengurus provinsi Pordasi se-Indonesia dan beragenda utama memilih Ketua Umum Pordasi periode 2024-2029.

Rekomendasi Berita