Program Pembinaan Atlit Renang Nunukan Menuju Poprov 2026
- 27 Nov 2025 23:31 WIB
- Nunukan
KBRN, Nunukan: Penyelenggaraan KONI Cup 2025 cabang renang yang selesai digelar di Kolam Renang LA Nunukan momentum penting untuk memetakan potensi atlet muda. Ketua pelaksana cabang renang, Sularno menjelaskan bahwa kompetisi KONI Cup 2025 adalah sarana melakukan deteksi dini bibit atlet yang akan diproyeksikan ke kejuaraan tingkat provinsi.
Mayoritas peserta masih berada pada kategori usia sekolah sehingga pembinaan harus dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Melalui kompetisi seperti KONI Cup, kualitas teknik, daya tahan, serta perkembangan gaya renang para peserta dapat dipantau secara langsung oleh pelatih dan pengurus.
“Atlet renang Nunukan menunjukkan peningkatan yang signifikan, termasuk dari sisi teknik dasar maupun kecepatan. Ada atlit renang kita yang meraih emas pada Piala Gubernur Cup Tarakan,” kata Sularno, Ia menilai beberapa peserta sudah layak dipersiapkan untuk menghadapi Poprov Kalimantan Utara 2026.
Baca Juga: Turnamen Bola Basket Meriahkan KONI Cup 2025
Salah satu catatan penting yang ditekankan panitia adalah kebutuhan peningkatan porsi latihan, khususnya bagi atlet yang akan diikutkan pada kejuaraan tingkat provinsi. Selain itu, dukungan fasilitas latihan juga diperlukan agar para perenang bisa berlatih dengan standar yang lebih baik.
Menurut Sularno, cabang renang adalah salah satu olahraga yang potensial untuk memberi prestasi bagi Nunukan apabila pembinaannya dilakukan secara konsisten. Selama ini, kompetisi resmi seperti KONI Cup menjadi ruang penting bagi atlet untuk mengukur performa dan memperbaiki catatan waktu.
Ke depan, KONI Nunukan diharapkan dapat terus membuka ruang kompetisi yang lebih banyak, terutama bagi atlet usia dini. Semakin sering atlet mengikuti lomba, semakin cepat perkembangan kemampuan renang mereka terpantau dan dievaluasi.
Dengan berakhirnya lomba hari ini, KONI Cup 2025 kembali mengignatkan perannya sebagai sarana pembinaan sekaligus pemetaan atlet muda menuju jenjang kompetisi lebih tinggi seperti Poprov, Popnas hingga Pekan Olahraga Nasional (PON). MM