Maxim Naumov Haru Kenang Orang Tua di Olimpiade

  • 11 Feb 2026 21:20 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Skater Amerika Serikat, Maxim Naumov, menghadirkan momen emosional saat tampil di program pendek seluncur es Olimpiade, mengenang kedua orang tuanya yang telah tiada.

Lebih dari setahun lalu, dunia Naumov berubah setelah ayah dan ibunya, Vadim Naumov dan Evgenia Shishkova — mantan juara dunia seluncur es pasangan — menjadi korban kecelakaan pesawat di Washington DC yang menewaskan 67 orang. Sebanyak 28 di antaranya merupakan atlet, pelatih, dan keluarga dari komunitas seluncur es AS.

Naumov mengungkapkan bahwa impiannya masuk tim nasional adalah salah satu hal terakhir yang ia bicarakan dengan orang tuanya sebelum tragedi itu terjadi.

“Mereka adalah pahlawan super saya, panutan saya, dan sistem pendukung terbesar saya. Saya hanya ingin membuat mereka bangga,” ujarnya yang dikutip dari BBC. 

Turun sebagai penampil kedua, atlet berusia 24 tahun itu membawakan rutinitas dengan iringan Nocturne No. 20 karya Frederic Chopin. Meski sempat terpeleset saat melakukan triple axel, ia mampu bangkit dan menuntaskan penampilan dengan teknik yang solid.

Usai menyelesaikan aksinya, Naumov berlutut sambil menengadah ke langit dengan mata berkaca-kaca. Ia tersenyum dan mengucap “terima kasih”, disambut gemuruh penonton yang turut terharu.

Penampilannya diganjar nilai terbaik musim ini, 85,65 poin, yang memastikan dirinya masuk 24 besar dan lolos ke program seluncur bebas pada Jumat 13 Februari 2026.

Saat hasil diumumkan, Naumov mengangkat foto masa kecilnya bersama kedua orang tuanya. Ia mengaku selalu membawa foto itu ke mana pun pergi.

“Mereka pantas berada di sini, berdiri di sampingku, melihat skor bersama-sama,” katanya penuh haru.

Rekomendasi Berita