Tips Irit Bensin Saat TanggalTua Dompet Tetap Aman
- 29 Sep 2025 10:08 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh : Bagi anak muda, tantangan terbesar di akhir bulan seringkali adalah menjaga agar jarum indikator bensin tidak cepat-cepat menyentuh ‘E’ (Empty). Di tengah harga bahan bakar yang fluktuatif, menghemat bensin saat tanggal tua bukan lagi soal irit, tapi strategi bertahan hidup agar dompet tetap aman sampai gajian atau kiriman datang.
Kabar baiknya, Anda tidak perlu mengganti motor atau mobil untuk menghemat. Cukup ubah kebiasaan berkendara Anda. Berikut adalah beberapa teknik berkendara sederhana namun efektif yang bisa langsung Anda praktikkan.
1. Jaga Kecepatan Tetap Stabil (Cruising)
Gas spontan dan rem mendadak adalah musuh utama keiritan bensin. Setiap kali Anda menarik gas dengan cepat, mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar.
Usahakan pertahankan kecepatan yang stabil dan lembut, terutama di jalan lurus. Hindari akselerasi dan deselerasi yang agresif. Anggap saja Anda sedang mengendarai motor atau mobil tanpa rem (meski tentu saja harus siap mengerem!).
Mesin bekerja pada putaran (RPM) yang optimal, menghasilkan konsumsi bensin yang jauh lebih efisien.
2. Hindari 'Ngemper' Gas Saat Berhenti
Banyak pengendara memiliki kebiasaan menahan gas saat berhenti di lampu merah atau di kemacetan, terutama untuk motor matik. Kebiasaan ini sering disebut 'ngemper' atau mengurut gas.
Saat berhenti lebih dari 10 detik, matikan mesin (untuk motor) atau pindahkan transmisi ke posisi Neutral/P (untuk mobil) dan lepaskan kaki dari pedal gas.
Meskipun hanya sebentar, total waktu 'nganggur' dengan mesin menyala selama perjalanan bisa menghabiskan banyak bensin tanpa adanya pergerakan.
3. Manfaatkan Momentum dan Hindari Rem Berlebihan
Sistem kerja kendaraan adalah mengubah bahan bakar menjadi energi gerak. Saat Anda mengerem, Anda membuang semua energi yang sudah Anda beli (bensin) menjadi panas rem.
Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Jika Anda melihat lampu merah dari jauh, lepaskan gas lebih awal dan biarkan kendaraan meluncur (gliding). Gunakan pengereman mesin (engine braking) jika memungkinkan, bukan mengandalkan rem kaki atau tangan sepenuhnya.
Memperpanjang jarak tempuh per liter karena Anda memanfaatkan inersia atau momentum gerak kendaraan Anda.
4. Pastikan Tekanan Ban Ideal
Ban yang kempes atau kurang angin akan meningkatkan hambatan gulir pada roda. Ini memaksa mesin bekerja lebih keras untuk menjaga kecepatan yang sama.
Luangkan 5 menit seminggu sekali untuk memeriksa dan mengisi tekanan ban sesuai dengan standar yang tertera di stiker bodi motor atau pintu mobil. Selain lebih irit, tekanan ban yang pas juga membuat berkendara lebih aman dan usia ban lebih awet.
5. Kurangi Beban dan Barang Bawaan yang Tidak Perlu
Semakin berat beban kendaraan Anda, semakin besar tenaga yang dibutuhkan mesin, dan semakin banyak bensin yang terbuang. Segera keluarkan barang-barang yang tidak penting dari bagasi motor atau kabin mobil. Bawa hanya yang benar-benar Anda butuhkan.
Mengurangi berat sekitar 20-50 kg saja bisa memberikan perbedaan signifikan pada konsumsi bahan bakar harian Anda.
Dengan menerapkan kelima tips sederhana ini, Anda tidak hanya menyelamatkan dompet di tanggal tua, tetapi juga menjadikan diri Anda pengendara yang lebih cerdas, aman, dan ramah lingkungan. Selamat mencoba.