Ketum KONI Pusat Dorong Sumbar Bangkit Menuju PON

  • 12 Nov 2025 14:11 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Sumbar : Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman secara resmi mengukuhkan dan melantik Ketum Hamdanus, S.Fil.I, M.Si, beserta jajaran kepengurusan KONI Provinsi Sumatera Barat masa bakti 2025–2029. Acara berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, pada Rabu 5 November 2025.

Turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Forkopimda Sumbar, jajaran Ketua KONI Kabupaten/Kota, perwakilan induk cabang olahraga, atlet, dan tamu undangan lainnya. Acara pelantikan dibuka dengan Tari Pasambahan, simbol penghormatan khas Minangkabau.

Ketua Umum KONI Pusat mengapresiasi semangat atlet Sumbar pada ajang PON Beladiri 2025 Kudus. Ia menjelaskan bahwa pembinaan olahraga kini diarahkan pada cabang Olimpiade agar Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia.

“Saya apresiasi kehadiran atlet Sumatera Barat pada PON Beladiri 2025 Kudus. Tujuan PON Beladiri ini agar kita bisa fokus pada 32 cabang olahraga Olimpiade. Di Paris kita masih di posisi 30-an, tahun 2028 kita harus bisa masuk peringkat 20-an, sehingga 2032 bisa berada di peringkat 10,” jelasnya.

Marciano juga menegaskan bahwa Sumatera Barat memiliki peluang besar untuk menjadi tuan rumah PON 2032. Ia menilai Sumbar memiliki potensi besar dan sejarah panjang dalam dunia olahraga nasional.

“Kita sudah berikan surat bahwa Sumatera Barat memiliki kesempatan untuk menjadi tuan rumah PON 2032. Kita lihat Sumbar daerah dengan potensi atlet yang cukup baik. Di masa lalu banyak prestasi olahraga yang dicapai atlet Sumatera Barat, termasuk sepak bola yang sangat disegani,” ujarnya.

Marciano menekankan agar jajaran KONI Sumatera Barat memperbaiki tata kelola organisasi dan memperkuat pembinaan atlet. Ia juga menyoroti penurunan peringkat Sumbar dalam beberapa PON terakhir:

• PON XIX/2016 Jawa Barat – peringkat ke-11

• PON XX/2021 Papua – peringkat ke-15 (8 emas, 12 perak, 18 perunggu)

• PON XXI/2024 Aceh–Sumut – peringkat ke-24 (5 emas, 14 perak, 30 perunggu)

“Saya berharap Ketua KONI masa bakti 2025–2029 dengan pengurusnya yang banyak tadi, prestasinya juga harus banyak. Tata kelola organisasi harus ditingkatkan dan program pembinaan diperkuat. Dengan dukungan akademisi, saya yakin Sumatera Barat bisa maju,” ujarnya.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada jajaran pengurus baru dan menegaskan pentingnya solidaritas antar pemangku kepentingan olahraga.

“KONI harus bisa menjunjung tinggi solidaritas baik provinsi, kabupaten/kota, hingga cabang olahraga. Kesuksesan akan diraih bila solidaritas terjaga,” tegasnya.

Gubernur menambahkan bahwa olahraga memiliki peran strategis tidak hanya dalam prestasi, tetapi juga dalam menggerakkan ekonomi daerah.

“Ketika prestasi dihadirkan, bendera Merah Putih dikibarkan. Olahraga bukan hanya prestasi, tapi juga memberi efek pertumbuhan ekonomi dan menjadi bagian dari pariwisata. Olahraga adalah magnet penggerak perekonomian daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumatera Barat Hamdanus menegaskan komitmen membawa olahraga Sumbar ke level lebih tinggi.

“Kami berterima kasih kepada Gubernur dan KONI Pusat atas dukungannya. Terkait kesempatan Sumbar menjadi tuan rumah PON 2032, kami mulai dengan target 7 medali emas di PON Kudus dan peringkat ke-8 nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa persiapan menuju Porprov 2026 telah dimulai dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Universitas Negeri Padang (UNP).

“Arahan dari seluruh pemangku kepentingan akan menjadi semangat bagi kami untuk memajukan olahraga di Sumatera Barat. Kami juga telah menandatangani MoU dengan Komisi Informasi sebagai bentuk sinergi dalam pengelolaan olahraga,” tutup Hamdanus.

Rekomendasi Berita