Tiba di Kualanamu, Atlet NPC Sumut Disambut Meriah

  • 28 Jan 2026 20:21 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Deli Serdang – Pengalungan bunga turut menyambut kedatangan para atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara usai tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Rabu, 28 Januari 2026. Tidak hanya itu, sejumlah pengurus NPC Sumut dan dari kabupaten/kota juga turut membentangkan spanduk sebagai ucapan selamat kembali ke tanah air.

Meski dengan raut wajah lelah setelah melakukan perjalanan panjang dari Thailand usai berjuang di ASEAN Para Games 2025 Thailand, penyambutan yang diberikan seakan menghilangkan rasa lelah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara, H Mahfullah Daulay menjadi pejabat pertama yang mengalungkan bunga kepada Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting. Kemudian dilanjutkan pengalungan Ketua KONI Sumut, Hatunggal Siregar kepada atlet lainnya, serta para pejabat yang hadir.

Usai penyambutan di pintu kedatangan Bandara Kualanamu, Mahfullah Daulay mengatakan pemerintah Sumut mengapresiasi para atlet yang telah berjuang di ASEAN Para Games. Terlebih, torehan medali tahun ini juga lebih baik dari ASEAN Para Games 2023 Kamboja.

“Torehan atlet Sumut total 31 medali, terdiri dari 15 emas, 13 perak, dan 4 perunggu. Pencapaian maksimum ini menunjukkan pola pembinaan prestasi yang diterapkan berhasil, jadi kita sangat bangga dengan prestasi mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mahfullah mengatakan, dengan torehan tersebut menunjukkan bahwa Sumut turut berkontribusi besar terhadap capaian kontingen Indonesia. Prestasi ini tentu diharapkan bisa lebih ditingkatkan di event selanjutnya, khususnya pada event Asian Para Games 2026.

“Yang pasti, ada lah (bonus), walau di pusat sudah menyiapkan. Pemerintah provinsi Sumut pasti sudah menyiapkan sesuai dengan kemampuan. Grade tidak akan turun daripada pemberian sebelumnya, kalau bisa ditingkatkan, karena Ini bentuk dukungan pembinaan pemerintah kepada atlet,” ujar Mahfullah.

Sementara, Ketua NPC Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting sangat bangga atas perhatian pemerintah Provinsi Sumut melalui Dispora yang telah menyambut kedatangan mereka. Meski harus menjalani perjalanan cukup melelahkan dari Thailand hingga tiba ke tanah air, sambutan ini menjadi semangat baru bagi mereka.

“Prestasi sesuai target, karena dari 15 atlet yang berangkat ke Thailand ini, kita sukses meraih 15 emas. Bahkan, ada atlet kita yang berhasil memecahkan rekor. Termasuk, Ferry Pradana yang sukses meraih 3 emas, meski dalam kondisi cedera,” katanya.

Alan juga mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah berjuang maksimal di ASEAN Para Games, sekalipun ada yang belum mendapatkan medali. Bagi Alan, prestasi yang diukir para patriot olahraga NPC Sumut tidak terlepas dari perjuangan keras selama latihan di daerah. “Pak Kadispora Sumut dalam pelepasan atlet kemarin juga sudah menjanjikan reward, tapi sesuai kemampuan anggaran di Provinsi Sumut. Apalagi, pak Bobby (Gubernur Sumut) sejak Peparnas kemarin sudah menyamakan bonus dengan atlet PON,” ucap Alan.

Sementara, peraih 3 medali emas, Nur Ferry Pradana mengatakan ASEAN Para Games tahun ini memiliki cerita berbeda dari tahun sebelumya. Sebab, ia harus berjuang di tengah cedera serius yang ia alami. “40 hari menjelang keberangkatan, saya mengalami cedera pada lutut dan itu menghancurkan mental dan psikis saya. Tetapi, Alhamdulillah, berkat kerja keras, doa dari keluarga, saya bisa membawa medali bagi kontingen indonesia,” ujar Nur Ferry.

Ferry bercerita, pada final nomor lari 400 meter, cedera yang ia alami kembali kambuh sehingga harus berlomba di tengah rasa nyeri pada bagian lutut kaki. Beruntung, meski catatan waktunya tidak sebaik saat sesi latihan, dirinya sukses finish terdepan.

“Medali ini saya persembahkan untuk kedua orang tua, istri dan anak saya. Setelah ini, saya ingin recovery dulu, demi penyembuhan cedera agar bisa kembali ke lintasan (track lari) kembali,” katanya.

Pada ASEAN Para Games 2025 Thailand, atlet NPC Sumut turut menyumbangkan 15 medali emas, 13 perak, dan 4 perunggu bagi kontingen Indonesia. Cabor para atletik dan para catur menjadi cabor yang sukses menyumbangkan medali terbanyak, masing-masing 7 medali emas. 

Rekomendasi Berita