Reza Pramana Pertahankan Emas dan Pecahkan Rekor Pribadi
- 23 Jan 2026 14:33 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Atlet tolak peluru putra asal Sumatera Utara, Reza Pramana Perangin-angin sukses persembahkan medali emas pada ASEAN Para Games 2025, yang berlangsung di Thailand. Berlangsung di Main Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand pada Kamis, 22 Januari 2026, Reza sukses melakukan lemparan sejauh 12,23 meter.
Torehan ini tidak hanya mengantarkan atlet asal Kabupaten Langkat tersebut meraih emas, namun juga sukses pecahkan rekor pribadi yang pernah ditorehkan di ASEAN Para Games 2023 Kamboja yakni 12,18 meter.
Kepada RRI, Reza mengaku bersyukur bisa pertahankan medali emas sekaligus pecahkan rekor pribadi. Meski pada ASEAN Para Games tahun ini dinilai persaingan juga cukup sengit.
“Untuk ASEAN Para Games tahun ini memang persaingan juga berat, tapi saya lebih percaya diri karena inikan sudah event ketiga. Alhamdulillah, bisa pecah rekor pribadi. Walaupun dikit tapi pecah rekor bang,” katanya.
Secara khusus, medali emas ia persembahkan untuk negara Indonesia, termasuk bagi keluarganya. Prestasi ini juga menjadi motivasi bagi Reza, untuk bisa menorehkan prestasi terbaik di kejuaraan lebih tinggi.
“Medali emas ini untuk anak dan istri, semua dukungan pemeirntah dan NPC sehingga bisa meraih hasil terbaik,” ujar Reza.

Sementara, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting mengaku bersyukur para atlet asal Sumut bisa persembahkan medali bagi kontingen merah putih. Terutama bisa mengibarkan sang saka merah putih di negeri Gajah Putih.
“Kita bersyukur karena dua atlet kita yang meraih medali emas mampu meraih hasil terbaik di ASEAN Para Games. Termasuk bagi Reza Pramana yang sukses pecahkan rekor pribadi dia di Kamboja. Kalau Kamboja bisa 12,18 meter, di sini 12,23 meter,” ujarnya.
Selain Reza, atlet asal Sumatera Utara juga turut mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia hingga Jumat, 23 Januari 2026. Total Sumut telah menyumbangkan 4 medali emas dan 1 medali perak.
Nur Ferry Pradana sukses persembahkan dua medali emas. Medali emas pertama melalui nomor sprint 100 meter T47 putra dengan catatan waktu 22,76 detik. Sedangkan medali emas kedua dipersembahkan melalui nomor 200 meter, dengan catatan waktu 11, 30 detik.
Medali emas juga dipersembahkan atlet blind judo, Sahrul Sulaiman yang tampil di final J2 Combine 81 kilogram. Tambahan medali perak juga disumbangkan Riadi Saputra di nomor lempar lembing F55 putra.