Tambah Emas, Indonesia Kans Juara Umum Atletik ASEAN

  • 18 Nov 2025 11:47 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Tuan rumah Indonesia kembali menambah medali, pada hari terakhir kejuaraan atletik tingkat Asia Tenggara kategori Usia 18 dan 20 tahun. Pada perlombaan di Stadion Madya atletik, Selasa (18/11/2025) pagi, Indonesia menambah 2 medali emas dan 2 perak.

Medali emas dipersembahkan Mashat Abdul Holik di nomor lari halang rintang 2.000 meter U18 putra usai finish tercepat dengan catatan 6:17.87 detik. Medali perak menjadi milik atlet Singapura, Ahmad Zubayr dengan catatan waktu 6:46.19 detik. Serta perunggu menjadi milik atlet Kamboja, Korn Singha dengan waktu 7:15.97 detik.

Medali emas kedua juga dipersembahkan Kesia Sihotang di nomor lari halang rintang 2.000 meter U18 putri dengan catatan waktu 7:24.28 detik. Medali perak direbut atlet Vietnam, Deo Thi dengan catatan waktu 7:45.18 detik, serta perunggu menjadi milik atlet Singapura, Megan Puah dengan catatan 7:59.93 detik.

Indonesia juga menambah 2 perak melalui Jenri Pakpahan di nomor lari halang rintang 3.000 meter U20 putra usai finish tercepat kedua dengan catatan 9:51.46 detik. Serta Alicia Latifa di nomor lompat tinggi putri U18 dengan ketinggian lompatan 1,60 meter.

Usai meraih medali emas, Mashat Abdul Holik mengucap syukur, karena dapat persembahkan medali emas bagi Indonesia.

“Alhamdulillah, cukup baik dan bisa juara. Soal catatan waktu turun dari 6:09 menit jadi 6.17 menit,” ujarnya.

Anak pertama dari 3 bersaudara itu juga mengagumi venue Stadion Madya atletik yang dinilai sangat baik. “Target masuk ke Pelatnas, tapi di Brunei nanti gak ikut, karena gak ada nomor steeplechase, tapi latihan rutin terus saya lakukan senin sampai minggu di Cimahi," ucapnya.

Sementara, Manager Tim Indonesia, Agung Mulyawan mengatakan, hasil ini tentu di luar prediksi awal, terutama di nomor halang rintang putra dan putri.

“Untuk performa atlet semua kondisi bagus, dua orang personal best. Sore nanti ada 7 nomor dan punya kans medali emas. Kalau saya hitung-hitung, satu medali emas saja bisa mengunci kita dapat juara umum,” katanya.

Dengan hasil tersebut, Indonesia masih berada di puncak klasemen sementara perolehan medali, dengan mengoleksi 12 medali emas, 12 perak, dan 15 perunggu. Posisi kedua Vietnam dengan 11 medali emas, 12 perak, 5 perunggu.

Filipina harus turun di peringkat tiga dengan 10 medali emas, 5 perak, 3 perunggu, serta Singapura berada di posisi keempat dengan 8 medali emas, 10 perak, dan 1 perunggu.

Rekomendasi Berita