Rekor Lap Baru di Buriram, Bezzecchi Ingin Tampil Setara dengan Marquez

  • 28 Feb 2026 13:14 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Buriram – Awal musim MotoGP 2026 langsung memanas di Sirkuit Buriram. Pembalap Marco Bezzecchi tampil impresif dengan memecahkan rekor lap dan memimpin jalannya sesi Jumat 27 Februari 2026. Namun di tengah performa dominan tersebut, rider Aprilia Racing itu tetap merendah dan menilai Marc Marquez sebagai favorit utama untuk memenangi Grand Prix Thailand akhir pekan ini.

Bezzecchi membuka rangkaian GP Thailand dengan performa solid. Ia menguasai Free Practice 1 (FP1), lalu melanjutkannya dengan torehan rekor lap baru dalam sesi Practice. Catatan waktu 1 menit 28,526 detik yang dibukukannya melampaui rekor sebelumnya milik Francesco Bagnaia pada 2024, yakni 1 menit 28,700 detik. Artinya, Bezzecchi lebih cepat 0,174 detik dari torehan tersebut.

Hasil itu menempatkan pembalap Italia tersebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk meraih kemenangan di Tissot Sprint maupun Grand Prix Thailand. Meski demikian, Bezzecchi mengaku sesi Jumat tidak sepenuhnya berjalan mulus.

“Jumat yang menyenangkan. Saya memulai pagi ini dengan baik dan membawa perasaan positif itu hingga sore hari. Tapi jujur saja, saya berharap bisa meningkatkan kecepatan sedikit lebih banyak sore ini, karena ban soft masih terasa kurang pas,” ujarnya.

Sesi sore diwarnai kondisi cuaca yang berubah-ubah. Angin kencang dan hujan sempat memengaruhi jalannya Practice, memaksa tim melakukan penyesuaian strategi secara cepat. Bezzecchi mengapresiasi respons kru yang sigap dalam membaca situasi.

“Cuaca agak berubah-ubah sore ini, dengan angin kencang dan hujan. Kami harus sedikit mengubah rencana selama sesi dan tim merespons dengan sangat baik, meskipun kami tidak berencana melakukan pit stop secepat itu. Saya tidak punya keluhan,” katanya.

Performa RS-GP26 yang kompetitif juga menjadi faktor kunci. Bezzecchi mengakui masih ada sejumlah aspek teknis yang perlu disempurnakan, tetapi fondasi yang dibangun sejak tes pramusim di Buriram memberi keuntungan signifikan.

“Motornya bekerja dengan sangat baik. Masih banyak penyesuaian yang perlu dilakukan, tetapi tes di sini sangat membantu. Sangat bermanfaat bisa memulai akhir pekan dengan motor yang sama,” jelasnya.

Meski memimpin dua sesi awal dan mencatatkan rekor lap, Bezzecchi enggan menempatkan dirinya sebagai favorit utama. Ia justru menunjuk Marquez sebagai pembalap yang paling difavoritkan untuk naik podium tertinggi.

“Marc Marquez tetap menjadi favorit untuk menang. Dia adalah pembalap paling berpengalaman dan memiliki kemenangan terbanyak,” tegasnya.

Menurut Bezzecchi, pengalaman dan mentalitas juara Marquez membuatnya selalu berbahaya, bahkan ketika tidak tampil maksimal di awal akhir pekan.

“Semua orang tahu dia bisa finis pertama bahkan ketika dia tidak dalam kondisi terbaiknya pada hari Jumat. Saya ingin cepat dan mampu bersaing setara dengannya dan pembalap lainnya,” pungkas pembalap bernomor 72 tersebut.

Dengan performa awal yang menjanjikan dan rekor lap yang telah dipecahkan, Bezzecchi memang mengirimkan sinyal kuat bahwa Aprilia siap menantang dominasi. Namun, seperti yang ia akui sendiri, perburuan kemenangan di Buriram belum akan lepas dari bayang-bayang Marquez.

Rekomendasi Berita