Seleksi Pemain Persma 1960 Masuk Tahap Akhir
- 12 Des 2025 15:40 WIB
- Manado
KBRN, Manado: Proses seleksi pemain Persma 1960 kini memasuki tahap akhir setelah melalui penjaringan ketat dari hampir 400 peserta. Manajer Persma 1960, Christian Yokung, menjelaskan bahwa tahapan seleksi saat ini sudah mencakup karantina dan penilaian intensif terhadap pemain-pemain yang tersisa.
Menurut Christian, para pemain yang lolos tahap awal telah menjalani masa karantina di mana seluruh kebutuhan dasar disiapkan pihak manajemen. “Karantina juga sudah dilaksanakan. Sudah ada kendaraan sendiri dan makanan tiga kali sehari yang kami siapkan,” katanya kepada RRI (11/12/2025).
Selama karantina, pemain mengikuti latihan rutin setiap hari di Stadion Klabat. Selain itu, tim juga telah melakoni uji coba melawan salah satu tim luar daerah. Dari laga tersebut, Persma berhasil meraih kemenangan, sekaligus menjadi bagian dari evaluasi pemain di situasi pertandingan sebenarnya.
Christian menegaskan bahwa proses seleksi yang berlangsung saat ini masih berada pada masa transisi, di mana pelatih terus melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kebutuhan tim. “Kami terus melihat dan mencari sampai semua posisi benar-benar qualified dan terisi sesuai kemauan pelatih,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah posisi sudah terisi, mulai dari penjaga gawang, pemain belakang, pemain tengah, hingga gelandang sayap. Namun, Persma masih membutuhkan penguatan di posisi tertentu, salah satunya striker, yang dianggap masih menjadi titik pencarian utama pelatih.
Pelatih kepala yang menangani proses seleksi berasal dari luar daerah dan memiliki rekam jejak profesional, dibantu oleh asisten pelatih lokal. Menurut Christian, struktur pelatih dan official yang ada saat ini sudah sangat matang untuk membentuk skuat kompetitif.
Christian juga menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara objektif dan tidak membuka ruang bagi praktik kolusi maupun nepotisme. “Tidak ada titipan. Kami komitmen menjaga netralitas,” tegasnya. Ia menyebutkan bahwa arahan ini juga selaras dengan instruksi Presiden Direktur Persma 1960 Harvani Boki, dan dukungan dari Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus.
Manajemen berkomitmen membuka kesempatan yang sama bagi seluruh talenta muda Sulawesi Utara, tanpa memandang asal daerah. “Mau dari kepulauan, daratan, atau mana saja. Asal memang layak dan punya KTP Sulawesi Utara, semuanya berhak,” kata Christian.
Ia memperkirakan bahwa penyelesaian seleksi dapat rampung dalam waktu satu minggu ke depan, untuk selanjutnya masuk pada persiapan menuju kompetisi Liga 4. Christian menyebut bahwa seluruh proses yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari penguatan tim agar Persma dapat tampil lebih solid pada musim kompetisi mendatang.