Panwasrah Porprov Ingatkan Sanksi Tegas Datangkan Atlet Luar

  • 05 Jan 2026 11:17 WIB
  •  Malinau

KBRN, Malinau : Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Utara mengingatkan sanksi tegas bagi cabang olahraga yang kedapatan menggunakan atlet dari luar daerah pada pelaksanaan Porprov Kaltara pada September mendatang.

Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltara, Wiyono Adie, menegaskan bahwa prestasi olahraga harus dibangun dari hasil pembinaan atlet lokal, bukan dengan cara mendatangkan atlet luar demi mengejar prestise semata.

“Kita akan lebih bangga kalau yang berprestasi adalah atlet produk kita sendiri. Kalau prestasi itu diraih oleh orang luar, itu prestasi yang bersifat manipulatif,” tegas Wiyono dalam kunjungan ke Malinau pada akhir Desember 2025.

Ia menyatakan, KONI Provinsi Kaltara bersama Panwasrah tidak memberikan ruang toleransi sedikit pun terhadap praktik penggunaan atlet non-daerah. Komitmen tersebut menjadi bagian dari penegakan prinsip fair play dalam olahraga.

“Kami sebagai Panwasrah tidak memberi kesempatan kepada atlet di luar Kaltara untuk bermain di Kaltara di Porprov nanti,” ujarnya.

Wiyono menegaskan, sanksi akan dijatuhkan secara tegas apabila ditemukan pelanggaran yang disertai laporan resmi. Tidak hanya atlet yang akan didiskualifikasi, tetapi juga cabang olahraga yang bersangkutan.

“Bukan hanya atletnya, cabornya kami diskualifikasi. Artinya tidak bisa melanjutkan Porprov, tidak bisa ikut babak kualifikasi, dan tidak bisa ikut PON, misi kita adalah membuat yang terbaik, dengan catatan bukan produk dari luar. Kalah adalah bagian dari proses,” pungkas Wiyono Adie.

Rekomendasi Berita