MotoGP Thailand 2025, Marc Marquez Buktikan Dominasi
- 05 Mar 2025 05:11 WIB
- Malang
KBRN, Malang: MotoGP Thailand 2025 menjadi pembuka musim 2025 dan 2026. Sirkuit Internasional Chang di Buriram akan menyambut olahraga paling seru di dunia itu mulai dari 28 Februari sampai 2 Maret 2025, menjadikannya pertama kalinya dalam lebih dari 25 tahun musim dibuka di Asia Tenggara.
Menyajikan balapan yang penuh ketegangan sejak awal, pada menit ketujuh, Marc Marquez mengalami sedikit kendala ketika motornya mulai melambat, memberi peluang bagi Alex Marquez untuk menyalipnya. Namun, Marc tak butuh waktu lama untuk kembali menyerang. Dengan strategi yang matang, ia terus membuntuti Alex dan akhirnya berhasil merebut posisi terdepan pada lap ke-23. Setelah menyalip adiknya, Marc langsung memperlebar jarak dan keluar sebagai pemenang balapan.
Performa luar biasa Marc Marquez menarik perhatian Francesco Bagnaia, rekan setimnya di Ducati. Bagnaia, yang finis di posisi ketiga, menyatakan bahwa Marc sebenarnya bisa menang dengan selisih lebih besar sejak awal.
"Marc seolah bermain-main. Jika dia mau, dia bisa menang dengan selisih lebih dari lima detik, karena dia sudah unggul satu atau dua detik dari Alex," kata Bagnaia, dilansir dari Marca, Rabu (5/3/2025).
"Dia membiarkan Alex lewat, bermain di belakang, lalu pada dua lap terakhir, dia memutuskan untuk memimpin dan langsung melesat jauh."
Marc Marquez memberikan penjelasan terkait insiden pada lap ketujuh. Ia mengungkapkan bahwa ia menurunkan kecepatan untuk menghindari penalti akibat tekanan ban depan yang tidak stabil. "Saya melihat tekanan di ban depan tidak menurun setelah lap demi lap. Kemarin kami mencoba memperbaiki beberapa hal, dan mungkin, karena panjangnya balapan, gaya berkendara saya sedikit berubah, sehingga tekanan ban tidak berfungsi dengan baik," kata Marquez setelah balapan.
Bagnaia, yang finis di belakang duo Marquez, mengakui bahwa podium ketiga adalah hasil terbaik yang bisa ia raih di MotoGP Thailand, meskipun itu bukan target utamanya.
"Saya di sini bukan untuk finis ketiga. Saya belajar dari tahun lalu bahwa penting untuk mengambil risiko yang tepat," kata Bagnaia, dilansir dari Crash. Meskipun merasa kesulitan dengan pemilihan ban, juara dunia MotoGP 2023 ini tetap optimistis menghadapi seri berikutnya.
"Saya tidak mencoba ban depan dengan baik. Kemarin saya memilih ban hard, tetapi itu bukan keputusan terbaik. Hari ini saya menggunakan ban soft yang lebih baik, tetapi saya rasa setelan motor belum optimal untuk mendapatkan hasil maksimal," jelasnya.
Bagnaia juga mengakui kehebatan Marc Marquez dan bertekad untuk tampil lebih baik di MotoGP Argentina. "Dia jauh lebih cepat, dan saya harus meningkatkan diri, mempelajari apa yang dia lakukan dengan lebih baik, serta menutup celah ini. Saya tahu dua seri berikutnya (Argentina dan AS) akan lebih cocok untuk kami berdua, tetapi saya harus lebih kompetitif," pungkasnya.
Dengan kemenangan ini, Marc Marquez semakin mempertegas dominasinya di MotoGP 2025, sementara para pesaingnya berusaha mencari cara untuk menyaingi sang juara. MotoGP Argentina diprediksi akan kembali menyajikan pertarungan seru di lintasan. (AA)