Pentathlon Bagi Anak Hiperaktif, Ini Perjelasan dari Akademisi
- 28 Feb 2026 08:25 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Olahraga pentathlon belum banyak di kenal oleh masyarakat. Namun ternyata olahraga pentalon juga berkembang di Madiun. Selain sebagai wadah olahraga berprestasi, olahraga pentathlon juga dapat menjadi tempat menyalurkan energi hiperaktif.
Akademisi bidang olahraga Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) Agung Dwi Darmawan, S.Pd., M.Pd menyampaikan anak hiperaktif memiliki energi berlebih. Menurutnya hiperaktif bukanlah suatu penyakit atau kelainan. Hiperaktif dapat dipandang sebagai suatu kelebihan dan perlu untuk disalurkan.
Agung menekankan hiperaktif bukan suatu penyakit. Hiperaktif memiliki energi berlebih yang perlu disalurkan.
"Hiperaktif ya, atau orang itu mengenalnya dengan ADHD ya, Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Kalau dalam bahasa Indonesia itu, gangguan, pemusatan, perhatian, dan hiperaktifitas GPPH. Itu Saya tekankan dulu, itu bukan suatu penyakit. Hiperaktif adalah sebuah kondisi, sebuah kondisi pada setiap anak yang mengalami perbedaan dalam perkembangan otak."kata Agung menjelaskan, Rabu 25 Februari 2026.
Agung melanjutkan secara umum, ADHD itu dibagi menjadi tiga. pertama adalah Inattensi atau kurang dari perhatian seperti sulit fokus mudah lupa sering terdistraksi. Kedua ada hiperaktifitas ini yang sering dijumpai berupa banyak bergerak atau tenaganya berlebih. Ketiga ada implusifitas yakni bertindak tanpa berpikir.
Menurut Agung, dalam kacamata sebagai praktisi olahraga, hiperaktif dianggap sebagai ladang. Yakni, ladang potensi atlet."Kita pahami olahraga itu adalah aktivitas fisik, movement ya, kesana kemari, butuh seperti itu. Dan ada anak seperti itu tuh bukan saya judge, malah saya manfaatkan. Artinya saya manfaatkan itu, anak ini kondisinya seperti ini, saya tidak memandang jelek. Saya manfaatkan untuk saya salurkan kepada olahraga, khususnya pada pentathlon" katanya.
Agung menjelaskan pentathlon ini salah satu wadah yang dapat menjadi panggung kepada anak hiperaktif. Dalam pentathlon ada lima cabang olahraga gabungan. Mulai dari anggar, obstacle, berlari, berenang, dan menembak. Dengan lima cabang olahraga itu, anak tidak akan merasa jenuh merasa jenuh karena banyak variasinya.