Grand Prix F1 2025 Hungaria dan Runtuhnya Dominasi Red Bull Racing Team

  • 07 Agt 2025 16:12 WIB
  •  Lhokseumawe

KBRN, Lhokseumawe: Musim Kejuaraan Dunia Formula 1 2025 telah mencapai jeda musim panas setelah 14 seri balapan yang penuh drama, menyajikan pergeseran kekuatan yang radikal.

Dominasi Red Bull Racing selama empat tahun terakhir telah runtuh, digantikan oleh kebangkitan luar biasa tim McLaren yang kini mengunci pertarungan gelar juara dunia secara internal antara dua bintangnya Oscar Piastri dan Lando Norris.

Saat ini, pembalap Australia Oscar Piastri memimpin klasemen sementara dengan 284 poin, hanya unggul tipis sembilan poin dari rekan setimnya, Lando Norris, yang mengoleksi 275 poin. Duel internal ini menjadi pusat perhatian musim ini. Piastri, dengan enam kemenangan, menunjukkan konsistensi dan ketenangan yang luar biasa di bawah tekanan.

Sebaliknya, Norris, dengan lima kemenangan mengandalkan kecepatan dan sedang dalam performa puncak setelah memenangkan tiga dari empat balapan terakhir sebelum jeda musim panas.

Puncak persaingan mereka tersaji di Grand Prix Hungaria, dimana Norris secara dramatis memenangkan balapan dengan strategi satu kali pitstop. Dirinya mampu menahan gempuran Piastri di lap-lap terakhir. Kemenangan Norris tersebut merupakan kemenangan ke-200 bagi McLaren dan semakin memperketat perebutan gelar.

Di sisi lain, tim-tim yang difavoritkan justru terseok-seok. Red Bull Racing terlempar ke posisi keempat setelah mobil RB21 mengalami berbagai permasalahan. Pembalap andalan mereka sekaligus juara dunia empat kali, Max Verstappen, hanya meraih dua kemenangan dan tampak frustrasi dengan performa mobil Red Bull. Situasi ini diperparah oleh gejolak internal tim termasuk pemecatan prinsipal tim Christian Horner baru-baru ini.

Sementara itu "tim impian semua orang" Scuderia Ferrari yang menyatukan Lewis Hamilton dengan Charles Leclerc, juga berakhir dengan kekecewaan besar. Tim kuda jingkrak ini berada di posisi kedua klasemen konstruktor namun belum meraih satu kemenangan pun. Hamilton selaku juara dunia F1 tujuh kali bahkan sempat menyebut mobilnya "tidak berguna".

Di tengah kekacauan para raksasa, Mercedes-AMG Petronas F1 Team tampil solid sebagai "yang terbaik di antara yang lain" di posisi ketiga. George Russell berhasil meraih satu kemenangan di Kanada, sementara pembalap rookie, Andrea Kimi Antonelli, telah melampaui ekspektasi dengan raihan podium dan poin yang konsisten.

Dengan 10 balapan tersisa setelah jede ini, musim F1 2025 menjanjikan pertarungan yang mendebarkan hingga akhir. Pertanyaannya kini adalah mampukah konsistensi Piastri menahan momentum kecepatan Norris? Dan dapatkah Red Bull serta Ferrari bangkit dari keterpurukan untuk mengimbangi dominasi McLaren?

Jawabannya akan terungkap saat balapan kembali dimulai di Grand Prix Belanda akhir Agustus nanti.

Rekomendasi Berita