Isu Global Banyak Mencuat jelang Piala Dunia 2026
- 06 Mar 2026 12:44 WIB
- Kendari
RRI.CO.ID, Kendari – Hitung mundur menuju Piala Dunia 2026 memasuki 100 hari terakhir. Namun persiapan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu turut diwarnai berbagai isu di luar lapangan, mulai dari dinamika geopolitik hingga persoalan keamanan di negara tuan rumah.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan dibuka pada 11 Juni di Mexico City dengan pertandingan pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan. Turnamen ini akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim, menjadikannya kompetisi Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah.
Menjelang pelaksanaan turnamen, perhatian publik tidak hanya tertuju pada persiapan teknis, tetapi juga pada kondisi global yang dinilai berpotensi memengaruhi atmosfer kompetisi.
Salah satu isu yang menjadi sorotan adalah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi ini memunculkan pertanyaan terkait kesiapan penyelenggaraan serta partisipasi Iran yang telah memastikan diri tampil di putaran final.
Iran dijadwalkan memainkan dua pertandingan fase grup di Inglewood, California, dan satu laga lainnya di Seattle. Hingga kini, belum ada keputusan resmi terkait perubahan status partisipasi tim tersebut.
Selain faktor geopolitik, perhatian juga tertuju pada situasi keamanan di Meksiko. Lonjakan kekerasan di negara bagian Jalisco setelah operasi militer terhadap kelompok kartel sempat menimbulkan kekhawatiran menjelang turnamen.
Pemerintah Meksiko menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak akan mengganggu penyelenggaraan Piala Dunia. Otoritas setempat memastikan langkah pengamanan telah disiapkan untuk menjamin keselamatan pemain maupun suporter.
Di tengah berbagai dinamika tersebut, penyelenggara tetap melanjutkan persiapan menuju pembukaan turnamen yang akan digelar di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.