Juventus Tersingkir, Spalletti Soroti Salah Momen

  • 06 Feb 2026 18:37 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari – Juventus harus mengakhiri langkahnya di Coppa Italia usai kalah telak 0-3 dari Atalanta pada laga perempat final. Kekalahan tersebut kembali membuka persoalan yang kerap menghantui Bianconeri musim ini, yakni ketidakmampuan memanfaatkan momen krusial pertandingan.

Pelatih Luciano Spalletti mengakui timnya kerap mengambil keputusan yang keliru ketika laga memasuki fase penentuan. Di sisi lain, Atalanta justru tampil lebih tenang dan efektif dalam membaca situasi penting di lapangan.

Juventus sebenarnya datang ke Bergamo dengan kepercayaan diri tinggi. Catatan positif di Serie A serta dua kemenangan atas Atalanta di final Coppa Italia beberapa tahun terakhir menjadi modal berharga. Namun, jalannya laga berubah setelah keputusan VAR menghadiahkan penalti bagi tuan rumah akibat sentuhan tangan Gleison Bremer terhadap bola umpan Ederson. Gianluca Scamacca sukses menuntaskan peluang tersebut dan menggeser momentum pertandingan.

Setelah tertinggal, Juventus gagal menemukan ritme permainan terbaiknya. Spalletti menyoroti sejumlah peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan, termasuk situasi unggul jumlah pemain di lini serang yang justru berakhir tanpa ancaman berarti.

“Di momen-momen penting, kami membuat pilihan yang salah, sementara mereka selalu tepat,” ujar Spalletti menanggapi perbedaan efektivitas kedua tim.

Keunggulan Atalanta semakin terlihat melalui peran pemain cadangan. Pergantian yang dilakukan tim tuan rumah terbukti menentukan hasil akhir, dengan Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic mencatatkan nama di papan skor. Sementara itu, masuknya sejumlah pemain Juventus tidak mampu mengubah arah permainan.

Spalletti menilai masalah tersebut bukan kejadian sesaat. Ia menyebut Juventus masih sering kehilangan ketenangan dan kejernihan berpikir saat tekanan meningkat. Menurutnya, pengalaman dan karakter pemain menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas keputusan di lapangan.

Meski demikian, Spalletti merasa skor akhir tidak sepenuhnya mencerminkan jalannya pertandingan. Ia menilai Juventus masih mampu bersaing dari sisi peluang, namun upaya mengejar gol secara individual di menit-menit akhir justru merusak organisasi permainan.

Kekalahan ini memastikan Juventus tersingkir dari Coppa Italia di fase perempat final. Fokus tim kini dialihkan ke persaingan Serie A serta persiapan menghadapi laga play-off Liga Champions. (Ananta Setiadi)

Rekomendasi Berita