Mengenal Shanghai International Circuit: Fakta dan Karakter Trek F1 GP China 2026

  • 13 Mar 2026 07:28 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - F1 kini memasuki seri kedua musim 2026 dengan Grand Prix China yang digelar di Shanghai International Circuit. Balapan ini juga menjadi akhir pekan Sprint pertama musim ini, sehingga menghadirkan tantangan tambahan bagi tim dan pembalap.


Sirkuit Shanghai memiliki panjang 5,451 kilometer dengan total 16 tikungan dan 56 lap dalam balapan utama. Dengan jarak lomba mencapai lebih dari 305 kilometer, trek ini dikenal sebagai salah satu lintasan teknis yang memadukan tikungan panjang dan lintasan lurus sangat panjang.


Grand Prix China pertama kali digelar pada tahun 2004 setelah pengelola sirkuit menandatangani kontrak dengan Formula 1. Balapan perdana tersebut dimenangkan oleh Rubens Barrichello dari Ferrari di tengah dominasi tim Italia pada era awal 2000-an.


Seiring berjalannya waktu, Shanghai menjadi salah satu trek penting dalam kalender F1. Meski sempat absen selama beberapa tahun akibat pandemi global, balapan ini kembali masuk kalender sejak 2024.


Karakteristik sirkuit Shanghai membuatnya cukup menantang bagi pembalap. Tikungan pertama yang panjang hampir 360 derajat menjadi salah satu bagian paling ikonik, sementara lintasan lurus belakang sepanjang 1,2 kilometer menjadi lokasi utama untuk aksi menyalip.


Musim 2026 juga membawa perubahan teknologi melalui sistem Straight Mode dan Overtake Mode yang menggantikan fungsi DRS. Teknologi ini memungkinkan mobil mengurangi hambatan udara di lintasan lurus serta memberikan tambahan tenaga listrik ketika pembalap berada cukup dekat dengan mobil di depannya.


Dengan kombinasi lintasan teknis, zona pengereman berat, serta inovasi teknologi baru pada mobil F1, Grand Prix China diperkirakan kembali menghadirkan balapan yang menarik sekaligus menantang bagi seluruh tim di awal musim 2026.

Rekomendasi Berita