Verstappen Santai Hadapi Selisih Waktu dengan Tim Mercedes usai GP Australia 2026

  • 12 Mar 2026 07:08 WIB
  •  Kendari

RRI.CO.ID, Kendari - Max Verstappen menunjukkan salah satu comeback paling impresif pada balapan pembuka F1 musim 2026 di Australia Minggu kemarin (08/03/2026). Meski memulai lomba dari posisi terakhir (P20), sang Juara Dunia 4 kali tersebut berhasil menembus posisi enam (P6) saat bendera finish dikibarkan.


Posisi start yang buruk bagi Max Verstappen terjadi setelah ia mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi Q1. Insiden tersebut membuatnya tidak sempat mencatatkan waktu putaran cepat dan memaksanya memulai balapan dari posisi ke-20 di grid.


Red Bull kemudian memilih strategi berbeda untuk memaksimalkan peluang pembalapnya. Max Verstappen memulai lomba dengan ban keras dan menjalani stint pertama yang lebih panjang dibandingkan sebagian besar rivalnya. Strategi tersebut memungkinkan Max Verstappen secara bertahap naik posisi dengan menyalip sejumlah pembalap dari tim papan tengah. Sepanjang balapan, ia berhasil memperoleh total 14 posisi untuk akhirnya finish di peringkat keenam (P6).


Namun performa kuat tersebut tetap tidak mampu menutup jarak besar dengan Mercedes. Max Verstappen menyelesaikan balapan lebih dari 54 detik di belakang George Russell yang keluar sebagai pemenang.


Meski demikian, pembalap Belanda itu menolak terlalu memikirkan selisih performa dengan rival utamanya tersebut. Ia menilai satu-satunya cara untuk mengejar ketertinggalan adalah melalui kerja keras tim sepanjang musim. Max Verstappen juga menjadi satu-satunya pembalap Red Bull yang mencapai garis finis, setelah rekan setimnya Isack Hadjar harus mengundurkan diri akibat masalah teknis pada mobilnya.


Terlepas dari hasil yang tidak ideal bagi tim, Max Verstappen mengaku mendapatkan banyak pelajaran dari balapan tersebut. Ia menilai duel di lintasan membantu dirinya memahami karakteristik mobil baru, khususnya dalam hal penggunaan energi baterai saat menyalip. Menurutnya, meskipun strategi dua ban keras tidak bekerja optimal, pengalaman yang diperoleh di Melbourne tetap menjadi modal penting untuk menghadapi seri berikutnya dalam kalender F1 musim 2026.

Rekomendasi Berita