SSB Raja Wali Muda Fokus Pembinaan Usia Dini

  • 25 Jan 2026 17:54 WIB
  •  Kaimana

RRI.CO,ID, Kaimana - Pelatih Kepala SSB Raja Wali Muda Kaimana, Rikky Eramuri, menyampaikan bahwa Sekolah Sepak Bola (SSB) Raja Wali Muda merupakan bagian dari organisasi khusus sepak bola yang berfungsi menggali minat dan bakat anak-anak sekaligus mengembangkan potensi mereka melalui olahraga sepak bola.

Menurut Rikky, saat ini pihaknya melakukan pembinaan terhadap dua klasifikasi usia, yakni kelompok usia 10–12 tahun dan 13–15 tahun, dengan pendekatan pembinaan yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan pemain.

“Untuk usia 10–12 tahun merupakan fase kegembiraan dan pengantar skill, sehingga anak-anak lebih diarahkan untuk mencintai sepak bola sekaligus mengenal dasar-dasar teknik bermain,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kelompok usia 13–15 tahun merupakan fase pengembangan skill, di mana para pemain mulai ditanamkan nilai kepercayaan diri, kedisiplinan, serta pemahaman penempatan diri sebagai seorang pesepak bola profesional.

Ia menambahkan, seluruh proses pembinaan yang diterapkan di SSB Raja Wali Muda mengacu pada kurikulum Filanesia atau Filosofi Sepak Bola Indonesia sebagai pedoman nasional pembinaan sepak bola usia dini.

“Ke depan kami berharap ada pemain dari SSB Kaimana yang bisa dititipkan di Elite Pro Academy Liga 1 kelompok usia 16, 18 hingga 20 tahun, karena dari sana mereka dipersiapkan untuk menjadi pemain profesional,” tandasnya.

Dengan pola pembinaan yang terstruktur tersebut, SSB Raja Wali Muda Kaimana optimistis dapat melahirkan bibit-bibit unggul sepak bola daerah yang mampu berprestasi di level yang lebih tinggi.

Rekomendasi Berita