Rekor, Peserta Sirnas Padel 2026 Seri Jakarta Meningkat
- 13 Feb 2026 21:57 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta : Ajang Sirkuit Nasional (Sirnas) Padel Open seri pertama di Jakarta yang berlangsung pada 12-15 Februari 2026 mencatatkan sejarah. Kompetisi yang digelar Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) mengalami lonjakan jumlah peserta dibandingkan tahun sebelumnya.
Ketua Umum PBPI, Galih Dimuntur Kartasasmita menyampaikan bahwa jumlah peserta meningkat lebih dari 100 orang, dengan partisipasi perempuan mendekati 30 persen. Kondisi ini membuat panitia harus menggelar babak kualifikasi di dua lokasi.
"Sirnas Jakarta kali ini benar-benar break record, dengan peserta meningkat signifikan. Ini bukti anime masyarakat terhadap padel luar biasa besar," ujar Galih saat pembukaan kompetisi di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Jum'at, 13 Februari 2026.

Sirnas memiliki peran strategis sebagai pondasi sistem pembinaan dan penentuan peringkat nasional. Dari ajang inilah, PBPI melakukan seleksi objektif untuk memetakan talenta terbaik sekaligus mempersiapkan agenda besar ke depan, mulai dari kejurnas hingga kualifikasi kejuaraan dunia.
"Sirnas inilah yang menentukan ranking pemain Indonesia dan dari sini kami bisa melihat siapa saja atlet yang benar-benar siap melangkah ke level internasional," ucapnya.
Galih menjelaskan, dalam ajang ini untuk pertama kalinya menggelar kategori usia dini, yakni U14 dan U16 dengan melibatkan pengurus provinsi di seluruh Indonesia.
"Kami ingin pembinaan dimulai sejak dini. Ada 28 pasangan Putra dan sejumlah pasangan Putri dikategori usia 14 dan 16. Ini investasi penting menuju masa depan padel Indonesia, termasuk persiapan jika kelak di pertandingkan di Olimpiade," kata Galih.

Dukungan dari pemangku kepentingan olahraga Nasional turut menguatkan optimisme tersebut. Perwakilan Komite Olimpiade Indonesia, Endri Erawan mengatakan bahwa saat ini adalah momentum tepat bagi Fadil Indonesia untuk beralih dari olahraga rekreasi menuju prestasi.
"Dengan fokus pada pembinaan, PBPI siap menjadikan padel sebagai cabang kompetitif seperti olahraga lainnya. Jika benar di pertandingan di Asian Games, kami berharap Timnas Padel Indonesia bisa ambil bagian," ujar Endri.
Dari sisi pembinaan nasional, Komite Olahraga Nasional Indonesia menyoroti perkembangan pesat padel sebagai cabang olahraga muda yang agresif membangun ekosistem. Sekretaris Jenderal KONI Drs. Tb. Lukman Djajadikusuma, MEMOS, menyebut padel sebagai salah satu cabor dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.
“Padel memang cabor muda, tapi kegiatannya sangat aktif. Kini sudah berkembang di 22 pengurus provinsi, dipertandingkan secara ekshibisi di PON Sumut–Aceh, hingga tampil di Kejuaraan Asia di Doha dengan hasil yang membanggakan,” kata Lukman.

Ia berharap, Sirnas Padel Open 2026 yang berlanjut di empat kota berikutnya dapat melahirkan atlet-atlet andalan Merah Putih untuk tampil di ajang internasional, mulai dari SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade jika nomor padel resmi dipertandingkan.
Dengan pecahnya rekor peserta, hadirnya kategori usia dini, serta dukungan kuat dari KOI dan KONI, Sirnas Padel 2026 seri Jakarta menjadi penanda kuat bahwa padel Indonesia tengah melaju dari tren rekreasi menuju panggung prestasi dunia.