Strategi Pelatih Jaga Kebugaran Atlet Taekwondo Selama Ramadan
- 27 Feb 2026 06:01 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Bulan suci Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet yang tetap harus menjalani program latihan di tengah kewajiban berpuasa. Penyesuaian pola makan, intensitas latihan, serta waktu istirahat menjadi faktor penting agar kebugaran fisik atlet tetap terjaga dan performa tidak menurun selama Ramadan.
Pelatih Atlet Nasional Taekwondo, Januar Budiman Lahay, mengatakan bahwa pengaturan asupan nutrisi menjadi kunci utama menjaga kebugaran atlet selama Ramadan.
“Untuk menjaga kondisi fisik atlet selama menjalankan ibadah puasa tetapi tetap bisa menjalankan latihan dengan baik, saat sahur kami anjurkan atlet mengonsumsi lebih banyak protein dibandingkan karbohidrat serta memperbanyak asupan air minum. Dengan begitu, latihan walaupun berintensitas rendah sampai sedang tetap bisa dilaksanakan dengan optimal,” ujar Januar.
Ia menambahkan, selain sahur, pola makan saat berbuka puasa juga perlu diperhatikan dengan baik. Atlet dianjurkan mengonsumsi makanan secara seimbang dan tidak berlebihan agar tubuh dapat beradaptasi setelah seharian berpuasa.
“Setelah berbuka dan melaksanakan salat tarawih, atlet juga harus mengatur waktu istirahat dengan baik agar proses pemulihan fisik berjalan maksimal dan kesiapan latihan keesokan hari tetap terjaga,” tambahnya.
Melalui strategi pengaturan nutrisi, penyesuaian intensitas latihan, serta istirahat yang cukup, para atlet diharapkan mampu menjaga kebugaran fisik dan performa selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.