Persifa Fakfak Mulai Regenerasi lewat Seleksi Liga 4
- 14 Feb 2026 12:55 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Puluhan pemain muda memadati Stadion 16 November Fakfak, Kamis, 13 Februari 2026, mengikuti seleksi terbuka Persifa Fakfak sebagai persiapan menghadapi Liga 4 yang dijadwalkan berlangsung di Manokwari pada Maret 2026. Seleksi ini menjadi pintu masuk regenerasi skuad setelah beberapa musim Persifa minim aktivitas kompetitif.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seleksi kali ini didominasi pemain usia muda. Rata-rata peserta berusia 20 hingga 23 tahun, bahkan sebagian besar berasal dari kelompok usia kelahiran 2007 dan 2008. Kondisi ini menunjukkan pergeseran fokus tim pada pembentukan fondasi jangka panjang.
Koordinator Penyelenggara Tim Seleksi, Arnold Bame, mengatakan antusiasme pemain muda menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sepak bola di Kabupaten Fakfak. Meski demikian, proses seleksi tetap dikombinasikan dengan kehadiran sekitar tujuh pemain senior untuk menjaga keseimbangan tim.
Arnold menjelaskan, keputusan Persifa mengikuti Liga 4 didasari komitmen bersama agar pembinaan tidak terhenti. “Kalau tidak ikut, konsekuensinya berat. Biaya pendaftaran 25 juta rupiah atau denda sampai 300 juta rupiah. Karena itu kami sepakat tetap berpartisipasi,” ujarnya.
Ia menegaskan, partisipasi ini bukan sekadar memenuhi kewajiban kompetisi, melainkan menjaga ritme latihan dan mental bertanding pemain muda. Menurutnya, absennya tim dalam dua hingga tiga musim terakhir berdampak langsung pada stagnasi pembinaan.
Dari puluhan pendaftar, panitia hanya akan memilih sekitar 20 hingga 21 pemain untuk masuk skuad inti. Arnold menekankan tidak ada perlakuan khusus bagi siapa pun. “Semua dinilai objektif sesuai kebutuhan tim. Administrasi, fisik, dan teknik jadi penilaian utama,” katanya.
Seleksi dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan sistem bertahap. Panitia masih menemukan sejumlah pemain yang belum memenuhi persyaratan administratif dan kesiapan fisik. Meski demikian, seleksi ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi baru Persifa yang mampu bersaing dan membawa nama Fakfak kembali diperhitungkan di level regional.