Kejurda Grass Track Motocross Siap Digelar di Sikka
- 05 Jul 2025 17:42 WIB
- Ende
KBRN, Sikka : Panitia Kejurda Grass Track & Motocross 2025 memastikan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan iven balap motor tersebut. Ajang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 10–13 Juli 2025 di Sirkuit Wairi’i, Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka.
Ketua Panitia Penyelenggara, Amandus Ratason, menegaskan bahwa pihaknya telah mengantongi dua rekomendasi utama. Izin dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) NTT serta rekomendasi keramaian dari Polres Sikka telah dikantongi sejak pekan lalu.
“Kami tinggal menunggu izin keramaian dari Polda NTT, mungkin satu atau dua hari ini sudah terbit,” ujar Amandus kepada RRI pada, Sabtu (28/6/2025). Ia optimis seluruh proses perizinan rampung sebelum hari pelaksanaan.
Namun di balik persiapan teknis, muncul polemik terkait lokasi sirkuit yang diklaim oleh seseorang bernama Firmus. Amandus menegaskan bahwa lahan seluas 4 hektare itu merupakan milik sah Aliando Gode, yang akrab disapa Aleang.
“Pemilik lahan telah memberikan kuasa kepada kami untuk menggunakan area tersebut sebagai sirkuit Kejurda,”ujar Amandus. Istri Aleang, Vonny Pasande, turut hadir dan menunjukkan sejumlah sertifikat hak milik atas lahan tersebut.
Menurut Amandus, ada enam sertifikat yang memperkuat bukti kepemilikan lahan oleh Aleang. Ia menyayangkan adanya klaim dari pihak lain yang menurutnya tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Pihak yang mengklaim, lanjut Amandus, tidak pernah menunjukkan bukti kepemilikan yang sah. Bahkan dalam proses hukum di Pengadilan Negeri Maumere, pihak pengklaim tidak hadir dalam setiap sidang yang dijadwalkan.
“Lucu sekali ketika seseorang tanpa dokumen hukum tiba-tiba mengaku sebagai pemilik,” ujar Amandus. Ia menambahkan bahwa Aleang telah menempuh jalur hukum melalui somasi, pengaduan ke pengadilan, dan laporan ke Polres Sikka.
Di tengah kisruh tersebut, panitia tetap fokus pada persiapan teknis sirkuit dan logistik perlombaan. Panitia juga memastikan bahwa keselamatan dan kenyamanan peserta serta penonton menjadi prioritas utama selama pelaksanaan.
Amandus berharap Kejurda tahun ini mampu menjadi wadah positif bagi para pecinta otomotif di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, iven ini diharapkan turut menggerakkan ekonomi lokal dan mengenalkan potensi pariwisata Sikka ke tingkat nasional.