Enam Laga tanpa Kemenangan, Penyelesaian Akhir Bali United Jadi Masalah

  • 02 Mar 2026 09:42 WIB
  •  Denpasar

RRI.CO.ID, Gianyar - Enam pertandingan tanpa kemenangan di putaran kedua menjadi catatan serius bagi Bali United. Hasil yang belum sesuai harapan itu memunculkan pertanyaan mengenai persoalan mendasar di dalam tim, mulai dari aspek taktik, mentalitas pemain, hingga efektivitas permainan di lapangan.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai timnya sebenarnya memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan dalam sejumlah laga. Namun, persoalan utama terletak pada kemampuan menguasai bola dan memaksimalkan peluang menjadi gol.

Ia menekankan, permainan dengan bola harus jauh lebih baik agar tim mampu mengontrol pertandingan, bermain lebih tinggi di area lawan, serta mengurangi kehilangan bola yang berujung pada tekanan balik. “Kami punya peluang bagus untuk menang, tetapi harus bisa menyelesaikannya. Kami harus lebih baik saat menguasai bola agar bisa mengontrol pertandingan dan bermain di area lawan.” jelasnya.

Dalam evaluasinya, Johnny Jansen menyoroti sejumlah kesalahan yang terjadi dalam enam pertandingan terakhir, termasuk gol yang tercipta akibat kelengahan pemain. Meski sempat menyinggung adanya keputusan wasit yang merugikan, ia menegaskan tim tidak ingin menyalahkan faktor eksternal dan memilih fokus pada pembenahan internal.

“Memang ada kesalahan dalam pertandingan, tetapi yang terpenting kami harus melihat diri sendiri dan memastikan bisa mencetak gol.” ungkapnya.

Serdadu Tridatu masih tertahan di peringkat ke sebelas klasemen sementara Super League dengan catatan tujuh kemenangan, sembilan hasil imbang, dan tujuh kekalahan. Pertandingan berikutnya Bali United akan bertandang menghadapi Arema FC pada Jumat, 6 Maret 2026, di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Rekomendasi Berita