Katadata Indonesia Bakal Rumuskan Running Outlook 2026
- 11 Mar 2026 18:49 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar - Katadata Indonesia menggelar Focus Group Discussion: Indonesia Sports Trend - Running, di Denpasar, Rabu 11 Maret 2026. Focus Group Discussion tersebut menjadi persiapan dari event Indonesia Sports Running Summit and Expo (ISRSE).
Chief Content Officer and Co-Founder Katadata, Heri Susanto menjelaskan, Focus Group Discussion ini untuk merespon tren olahraga lari yang mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dikatakan, hampir tiap akhir pekan diselenggarakan event lari di Jakarta, dan di Bali terdapat 36 turnamen/kejuaraan lari sepanjang 2026.
"Jadi pertumbuhannya memang luar biasa. Kami ingin bagaimana pertumbuhan yang ada ini bisa dikelola dengan baik, agar bisa berkelanjutan," katanya kepada awak media.
"Dan berdampak signifikan buat tumbuhnya bisnis-bisnis baru yang menjadi bagian dari ekosistem lari," tambahnya.
Semangat berkelanjutan dan berdampak itu, melatarbelakangi Focus Group Discussion ini. Heri berharap Focus Group Discussion ini dapat menggali masukan dan informasi dari berbagai stakeholder.
"Tidak hanya di Jakarta dan Bali, kita juga akan gelar kegiatan ini di Makassar. Kami ingin dari rangkaian Focus Group Discussion ini, yang kami tindaklanjuti dengan survei nasional ini, dapat menangkap semua masukan untuk kami buat laporan tentang Running Outlook 2026," ujarnya.
Running Outlook 2026 akan dijadikan sebagai rekomendasi dan masukan para stakeholder untuk perkembangan industri lari di Indonesia. "Sehingga nanti semakin lama kian bagus dan berkembang, ada standarisasi yang bisa digunakan semua stakeholder untuk memperbaiki yang masih belum bagus," jelasnya.
"Ke depan industri lari ini memberi dampak positif, bukan hanya bagi pelari, tetapi juga untuk brand agar bisa tumbuh, termasuk bermunculannya merek lokal," lanjutnya.
Research and Analytics Manager Katadata Insight Center, Satria Triputra Maya di tempat yang sama menambahkan, event lari selama ini memiliki efek domino yang luar biasa. Tidak hanya dari sisi kesehatan dan bisnis, event lari juga memberi dampak sosial bagi masyarakat setempat.
"Ada beberapa event yang road to-nya memberi kontribusi sosial kepada masyarakat sekitar. Misalnya event sebelumnya bisa membantu pembenahan jalan," sebutnya.